Punya 9 Dewan Tetap Semrawut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Punya 9 Dewan Tetap Semrawut

Punya 9 Dewan Tetap Semrawut

Written By Mang Raka on Sabtu, 28 Mei 2016 | 14.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Pengamat kebijakan publik, Ely Suhaeli menilai kinerja anggota DPRD daerah pemilihan (Dapil) V tumpul. Pasalnya, dari 9 anggota dewan yang ada, tidak ada yang serus menjalankan fungsi kontrolnya untuk menata Cikampek.
Semuanya seolah nyaman dengan kondisi kesemerawutan Cikampek. Padahal setiap pengendara sepeda motor atau mobil yang melintasi Cikampek, dipastikan sangat tidak nyaman dengan kondisi seperti saat ini. "Kitakan punya 9 anggota dewan. Cikampek masuknya dapil V, tapi gak ada tindakan secara serius agar eksekutif menjalankan tugasnya menata Cikampek," tegas Ely kepada Radar Karawang, Jumat (27/5).
Dia menyampaikan, kalau 9 anggota dewan yang merupakan wakil rakyat menjalankan tugasnya dengan baik, maka Cikampek tidak akan semerawut seperti saat ini. Lebih anehnya kondisi tersebut sudah berjalan bertahun-tahun. Bahkan sampai bergantinya bupati dan wakil bupati Karawang.
Cikampek merupakan kecamatan yang menjadi titik temu dari berbagai arah, mulai dari Jakarta, Bandung sampai Jawa. Sehingga menjadi daerah yang sangat strategis, untuk menjadi ikon Karawang dalam keberhasilan pembangunan.
Sebagai perbandingan, Kabupaten Purwakarta dulunya tidak serapih dan seindah saat ini. Karena pemerintahannya mengurus secara serius, maka bisa ditata dengan baik. Bahkan bisa mengundang para wisatawan dalam dan luar negeri untuk berkunjung ke Purwakarta. "Kunjungan para wisatawan itu bukti keberhasilan pembangunan daerah. Dan tentunya bisa meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan perekonomian," ujarnya.
Menurutnya, setiap wisatawan datang ke suatu daerah, maka sudah pasti akan menghabiskan uang. Kalau saja Karawang minimalnya bisa berkaca kepada Purwakarta, seharusnya bisa lebih dari Purwakarta secara pembangunan termasuk dalam segi pariwisata. Tetapi karena anggota dewannya tumpul, lebih memilih mengalir apa adanya. Maka pembangunan yang terjadi juga biasa-biasa saja. Bahkan meski sudah semerawut puluhan tahun, dibiarkan begitu saja.
Menurutnya, sebenarnya bukan hanya Cikampek, ada juga Rengasdengklok yang kondisi pasarnya sangat semerawut dan kondisi terminalnya yang sudah lama tidak difungsikan, membuat Rengasdengklok terlihat kumuh.  "Jadi kami minta anggota dewan jalankanlah tugasnya sebaik mungkin. Dorong eksekutif untuk menjalankan tugas secara cepat dan akurat. Rakyat menunggu perubahan," pungkasnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang dari dapil V, H Danu Hamidi, membantah adanya tudingan bahwa dewan di dapil V tumpul. Dia mengaku sudah sekitar 1 tahu lalu terus melakukan pengontrolan terhadap kinerja eksekutif, kaitan dengan penataan kota. Terutama penataan pusat-pusat perekonomian masyarakat. "Kami kontrol terus. Bupati dan Wakil Bupati katanya siap melakukan penataan Cikampek. Kami juga terus mengawal," ucapnya.
Menurutnya, selama tidak dilakukan kembali pembangunan pasar di Cikampek, maka kondisi PKL akan tetap seperti itu. Termasuk PKL yang menutupi akses jalan menuju terminal. Karenanya pemda harus serius melakukan revitalisasi pasar. Teknisnya nanti dibutuhkan ketegasan, agar PKL semua bisa masuk ke pasar.
"Kalau pemda gak mampu menyediakan anggaran untuk melakukan revitalisasi pasar rakyat (tradisional), maka harus melibatkan pihak ketiga (swasta)," ujarnya.
Dia juga mempertanyakan bagaimana keberadaan Terminal Cikampek yang sejak lama diwacanakan akan dibangun, sampai saat ini belum juga ada realisasi. Belum lagi persoalan akses jalan Kalihurip yang selalu rusak dan gelap gulita. "Kami pernah rapat dengan Kujang, karena jalan disitu masuk juga ke daerah kawasan. Maka perusahaan siap untuk mengalokasikan anggaran. Tinggal menunggu bagaimana draf yang disiapkan oleh pemda. Pembagian anggarannya harus jelas," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Jangan banding2kan dgn kab sebelah donk..
    Ini perlu krja sama antar warga dan pemda khususnya..cikampek semerawut ntah itu karena dr PKL nya yg susah d atur pemkab pun sdh brusaha utk menata

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template