Pimpinan Pesantren Tolak Pajak Miras - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pimpinan Pesantren Tolak Pajak Miras

Pimpinan Pesantren Tolak Pajak Miras

Written By Mang Raka on Kamis, 26 Mei 2016 | 18.22.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Menggelindingnya rencana Pemkab Karawang menarik pajak minuman keras (miras), menuai reaksi dari sejumlah kiai dan pimpinan pondok pesantren.
Wacana kontroversial itu dianggap berpeluang melegalkan peredaran minuman beralkohol di Karawang. Bahkan, sejumlah kiai mendesak Bupati dan Wakil Bupati Karawang untuk membatalkan rencana tersebut. Karena bisa memperbanyak peluang kejahatan.
Dikatakan Pimpinan Pondok Pesantren Al Burdah Kecamatan Cilamaya Kulon, KH Aning Amrullah, memungut pajak dari penjualan miras dengan alasan apapun tidak diperkenankan, termasuk demi pemasukan pendapatan asli daerah (PAD). Sudah sepatutnya rencana pemungutan pajak dari miras itu dibatalkan. "Ironis jika dilegalkan. Seharusnya semua sadar ancaman kejahatan dari miras. Ini harus otomatis dibatalkan," sarannya.
Kiai asal Dusun Kecemek, Desa Bayurkidul, ini menukil salah satu hadis Nabi Muhammad SAW "Al khomru ummul khobais" yang artinya minuman yang memabukan adalah sumber kejahatan. Artinya terus Aning, pajak miras sama artinya dengan meracuni keberkahan berbangsa dan bernegara. "Melegalkan pajak miras sama dengan meracuni keberkahan," tutupnya.
Ketua MUI Kecamatan Telagasari, KH Jufri As Salami mengatakan, bisa jadi melegalkan pajak miras sama dengan melegalkan peredaran miras. Mungkin kata Jufri, pandangan pemerintah dari sisi pendapatan daerah bisa menguntungkan, padahal miras merusak mental manusia. "Sebaiknya dilarang bukan dipungut pajak," ujarnya.
Sementara itu, sejumlah dewan penasehat bupati Karawang, antara lain KH Muhtadi Hafidz saat disambangi ke pesantrennya di Manggungjaya, yang bersangkutan sedang berada di Cirebon. Begitupun KH Tajudin Noor yang juga ketua MUI Karawang, nomor kontak yang bersangkutan bernada tidak aktif. Sementara KH Sofwan Abdul Gani saat dikonfirmasi, enggan menjelaskan lebih jauh wacana perda miras tersebut. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template