Pilkades Ulang di Tangan Bupati - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pilkades Ulang di Tangan Bupati

Pilkades Ulang di Tangan Bupati

Written By Mang Raka on Selasa, 24 Mei 2016 | 17.36.00

-Sekda Sudah Buat Disposisi

KARAWANG, RAKA - Kesal melihat Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak lambat menyikapi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), soal pemilihan kepala desa (pilkades) ulang di tiga desa, akhirnya perwakilan Desa Sumurgede Kecamatan Cilamaya Kulon, Bengle Kecamatan Majalaya dan Situdam Kecamatan Jatisari, mendatangi Sekretaris Daerah (Sekda) Teddy Rusfendi dan Kabag Hukum Kiki, Senin (23/5) kemarin.
Penggugat hasil Pilkades Bengle, Ota mengatakan, sejak gugatan diajukan ke PTUN, warga di desa tersebut mulai terkotak-kotak. Sebagian memilih pro kades hasil pilkades 2012, lainnya memilih kelompok penggugat. Agar keadaan tidak semakin parah, seharusnya Pemkab Karawang tidak terlalu lama mengeksekusi putusan PTUN. Minimal kata Ota, ada kejelasan diperoleh warga soal siapa sebetulnya yang berhak memimpin desa mereka. "Sudah tiga tahun warga terpecah. Jika pemerintah taat hukum, seharusnya putusan inkrah segera dilaksanakan," ungkapnya di hadapan Sekda Teddy.
Hal serupa juga diungkapkan warga lain, Wastaya. Menurutnya, warga yang mendukung gugatan hasil pilkades kini dikucilkan oleh aparat desa. Jika pilkades ulang tidak segera dilakukan, akan membuat warga semakin sengsara. "Hari ini ada bahasa bantuan dari pemerintah, hanya untuk warga kelompok kades," ujarnya.
Penggugat hasil Pilkades Sumurgede, Dedi Mulyadi mengatakan, putusan hakim PTUN dan penolakan Mahkamah Agung terhadap upaya peninjauan kembali yang dilakukan Pemkab Karawang, seharusnya menjadi pembelajaran hukum. "Kita bukan masalah menang kalah. Tapi selama tiga tahun lebih kita perjuangkan demi pembelajaran kedepannya. Kalau salah pasti akan kalah, meski itu dilakukan pemegang kekuasaan," terangnya.
Sementara Teddy Rusfendi mengaku sudah membuat disposisi, yang berisi meminta ketegasan Bupati Cellica memutuskan polemik di tiga desa tersebut. Dia juga akan mengundang perwakilan tiga desa, ditambah Desa Sukaratu Kecamatan Cilebar yang mendesak digelar musyawarah desa, untuk bertemu Cellica jika pilkades ulang belum juga dilakukan. "Memang hari ini (kemarin) belum ada (keputusan dari bupati)," ujar Teddy.
Ia melanjutkan, Pemkab Karawang harus berani mengambil sikap agar status pemerintahan desa tersebut jelas. "Jika memang tidak mau menjalankan, harus ada kejelasan juga. Konsekuensinya mungkin berdampak secara hukum pula," katanya.
Kabid Hukum Pemda, Kiki mengatakan, keputusan pilkades ulang di tiga desa, dan pemilihan kades lewat musyawarah desa di Desa Sukaratu ada di tangan bupati. "Untuk masalah ini, ada di tangan bupati, kita sikapnya menjalankan," ujarnya.(dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template