Petani Kesulitan Pupuk SP36 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Kesulitan Pupuk SP36

Petani Kesulitan Pupuk SP36

Written By Mang Raka on Senin, 23 Mei 2016 | 17.53.00

PLERED,RAKA- Memasuki musim tanam, para petani di Kecamatan Plered, mengaku sulit mendapatkan pupuk bersubsidi jenis SP36, sehingga mereka khawatir hasil panen kali ini tidak sesuai harapan.
"Pupuk jenis SP36 susah dicari saya sudah cari ke setiap kios-kios, tetapi tidak ada terpaksa memakai urea saja," ujar Aman (56), salah satu petani di Kecamatan Plered, kepada Radar Karawang, Minggu (22/5).
Untuk memupuk seperempat sawah miliknya, Aman biasa menggunakan satu kuintal pupuk SP36 untuk dicampurkan dengan pupuk urea dan NPK. Namun, dengan sulitnya mendapatkan pupuk berwarna abu-abu kehitaman itu, Aman terpaksa hanya menggunakan pupuk urea dan NPK saja. "Kalaupun ada pasti harganya mahal dan harganya pasti sekitar Rp6.000 sampai Rp7.000 perkilogramnya," bebernya.
Sementara itu, Pepen (28), salah satu pemilik kios pupuk Mekarjaya di Desa Cibogogirang, Kecamatan Plered mengaku, sudah hampir satu bulan lebih tidak mendapat kirimiman pupuk tersebut. "Banyak yang nyari tetapi tidak tau kenapa pupuk jenis itu emang susah," singkatnya.
Seperti yang diketahui, pupuk SP 36 merupakan pupuk bersubsidi dengan kandungan Phosphor (P) dalam bentuk P205 yakni sebesar 36 % bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman, baik tanaman pangan, holtikultur, maupun perkebunan, serta bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan dan memperkuat akar tanaman. Dengan langkanya jenis pupuk tersebut, pemerintah diminta melakukan langkah pengontrolan, sehingga baik para petani maupun pemilik kios kedepan diharapkan tidak kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. (cr2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template