Petani Diajak Gunakan Pupuk Organik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Diajak Gunakan Pupuk Organik

Petani Diajak Gunakan Pupuk Organik

Written By Mang Raka on Sabtu, 21 Mei 2016 | 16.00.00

TEGALWARU, RAKA – Agar mendapatkan hasil pertanian yang optimal, Dinas Pertanian Kabupaten Karawang bekerja sama dengan BP3K Distanhutbunak Kecamatan Tegalwaru, mengajak kelompok tani belajar tata cara pemberian pupuk yang baik dan benar, kemarin.

Hadir dalam sosialisasi tersebut muspika Kecamatan Tegalwaru, kelompok tani sekecamatan, tokoh pemuda Desa Cintawargi dan para tokoh masyarakat Kecamatan Tegalwaru.
Selain Kapospol Tegalwaru Aiptu H.Danu Sriyanto yang menuturkan, pengelolaan pupuk harus sesuai peruntukannya selain mesti berkoordinasi dengan pemerintahan setempat agar pelaksanaan di lapangan terasa nyaman dan terjamin ketersediaan pupuk pun aman. “Semuanya bisa berjalan dengan aman dan tertib jika memang pengelolaan pupuk bisa berjalan dengan lancar dan aman. Tidak harus beresiko apalagi merugikan petani-petani yang lainnya," ujarnya.
Sementara Ketua BP3K Kecamatan Tegalwaru mengungkapkan, dirinya berapresiasi kepada petani di Kecamatan Tegalwaru karena mau datang dan mendengar representasi pupuk yang di utarakan Pengusaha Pupuk. “Kehadiran warga yang datang ke lokasi sosialisasi pupuk Organik saya apresiasi sekali. Karena warga juga berharap ada konsep baru tentang penanaman dan penggunaan obat yang disosialisasikan oleh pihak pengusaha tersebut, yang penting kan kita menjadi tahu produknya," paparnya.
Kepala desa Cintawargi, Emuh pun mengatakan, kehadiran pengusaha pupuk organik tersebut menjadi suatu pendidikan tersendiri bagi kelompok tani yang berada di wilayah Desa Cintawargi, karena memang saat ini butuh suatu masukan informasi tentang pengetahuan pertanian. Terutama tentang tanam. "Kebanyakan petani tidak tahu sejelasnya tentang kualitas tanam yang baik direkomendasikan oleh Dinas Pertanian. Sehingga pertanian yang sekarang diserap oleh petani secara keseluruhan bisa dipraktekan kembali di wilayah kami," kata Emuh.
Endang (40), anggota kelompok Petani Desa Cintalaksana, mengatakan, pertanian jenis dan lahan atau pun pupuk apapun jenis dan bentuk cara praktek nya yang terpenting sekarang adalah masalah pengairan yang dirasakan oleh warga saat ini. Percuma itu semua jika air yang memang menjadi masalah utama ketersediaannya tidak ada ataupun mengalami kekeringan. “Masalah sosialisasi pupuk tidak apa-apa. Kita dengerin tapi percuma kalau sawah kami tidak ada air, sampai kapanpun tidak ada perubahannya," katanya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template