Penyalur Tenaga Ilegal Bawa Kabur Ratusan Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penyalur Tenaga Ilegal Bawa Kabur Ratusan Juta

Penyalur Tenaga Ilegal Bawa Kabur Ratusan Juta

Written By Mang Raka on Senin, 16 Mei 2016 | 12.00.00

TEGALWARU,RAKA - Modus penipuan dengan dalih bisa memasukan kerja kembali marak dan tidak sedikit yang sudah menjadi korban. Hingga saat ini janji akan dipekerjakan berbuntut pahit, bahkan pelaku kabur entah kemana.

Informasi yang dihimpun, Minggu (15/5) jumlah korban pun sudah mencapai 40 orang dan masing-masing diminta dana untuk administrasi sampai Rp 4.000.000. Namun waktu yang dijanjikan untuk bekerja hanya sebatas ucapan menunggu informasi saja. Karena tidak sabar para korban akhirnya mendatangi perusahaan yang dijanjikan akan mempekerjakan. Tetapi begitu sampai di perusahaan tersebut ternyata pihak perusahaan tidak membuka lowongan.
Sialnya setelah itu terungkap, pelaku yang menjajikan mempekerjakan puluhan orang itu hingga kini belum juga memberikan informasi. Bahkan beberapa kali sudah dihubungan via ponsel ternyata ponselnya tidak aktif. Seperti diungkapkan korban penipuan asal Kampung Cacaban, Desa Cintalanggeng, Egi Habsi (26), dirinya merasa yakin pelaku bisa mempekerjakan dirinya di salah satu perusahaan di kawasan industri Karawang Barat.
Masih dituturkan Egi, hingga kini uang pun raib dibawa pelaku dengan janji tidak kunjung ditepati. Bahkan menghubungi nya melalui Short massagae Service (SMS) serta langsung pun tidak pernah diangkat. "Pelaku mengaku sebagai orang perusahaan tersebut dan bisa mempekerjakan akan tetapi hingga saat ini saya dan saudara saya belum kunjung bekerja. Pernah saya datangi perusahaannya akan tetapi pihak pabrik malah menangkalnya ada lowongan pekerjaan karena tidak pernah membuka lowongan pekerjaan hingga saat ini," ucapnya.
Lain lagi Ace Ilang (26), korban lainnya pun mengatakan, dirinya sudah mengeluarkan uang sebesar Rp 4.000.000 dengan cara di transfer setengah dan bertemu dengan pelaku nya setengahnya lagi. Bahkan diyakinkan dirinya bahwa si pelaku adalah orang dalam yang bisa memberikan akses bekerja. "Yang membuat saya yakin pertama terlihat orangnya sopan dan terlihat baik serta mengeluarkan tanda pengenal dari perusahaan," ucapnya.
Bahkan, tambah Ace, meyakinkan dengan menelepon ke pihak perusahaan dan dirinya mendengar langsung, dan mengiyakan bahwa pihak pabrik akan coba mengalokasikan beberapa karyawan agar saya dan saudara saya bisa bekerja. Saat RAKA mempertanyakan pernahkah, memfoto tanda pengenal atau si pelakunya, Ace mengaku tidak sempat, dan dari hari itu dirinya sudah tidak pernah dihubungi.
Sementara orang tua korban lainnya, Hamad (48), menegaskan dirinya akan coba mengajak ke ranah hukum agar ada efek jera dari penipuan itu. "Walaupun bukti otentik belum jelas akan tetapi saksi bisa dijadikan delik pengaduan, dan saya akan berkoordinasi dengan penegak hukum agar tidak lagi terulang perbuatan tersebut," tutupnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template