Penderita DBD di Purwasari Meningkat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penderita DBD di Purwasari Meningkat

Penderita DBD di Purwasari Meningkat

Written By Mang Raka on Rabu, 04 Mei 2016 | 14.30.00

PURWASARI, RAKA - Kendati belum ada laporan secara resmi jumlah warga Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, yang terserang demam berdarah, namun baik puskesmas setempat maupun kepala desa bersangkutan menandaskan, lebih dari satu warga di desa itu terkena DBD. Hingga kemarin upaya antisipasi berjangkitnya penyakit ini baru direncanakan minggu depan.

"Pertama saya dapat laporan kalau ada warga saya terkena demam berdarah, saya sms Kepala Puskesmas dan langsung petugasnya terjun untuk dilakukan pengecekan dan minggu depan akan dilakukan pemoggingan diwilayah ini,” pungkasnya. Kades mengatakan itu ketika ditanya perihal warganya yang terkena penyakit demam berdarah, dan membenarkan ada beberapa warganya yang berada di Desa Cengkong terkena demam berdarah.
Sementara Kepala Puskesmas Purwasari, Dr Iin Indriati, disinggung mengenai demam berdarah tidak menyangkal penyakit ini memang mengalami peningkatan dengan bertambahnya warga yang terkena demam berdarah di wilayah Cengkong. “Kami dapat laporan kalau terdapat warga cengkong yang terkena demam berdarah, nanti petugas puskesmas akan lakukan pemoggingan langsung dan itu sudah diberitahukan kepada Kepala Desa Cengkong,” ucapnya.
Terkait upaya pencegahan demam berdarah, sebelumnya Puskesmas Purwasari menggelar sosialisasi pencegahan Demam Berdarah di Desa Tegalsari. Kegiatan sosialisasi itu pun diperuntukan untuk meminimalisir masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Purwasari dari penyakit demam berdarah. Ditambah, saat ini pihak puskesmas pun terus menerus melakukan pemoggingan diseluruh wilayah Kecamatan.
“Sosialisasi pencegahan demam berdarah dilakukan hampir setiap minggu,  dilakukan diseluruh Desa secara bergiliran. Walaupun memang hanya upaya ini yang bisa dilakukan untuk dapat menjadikan masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan disekitarnya. Karena kalau tidak sadar akan kebersihan, sudah dipastikan potensi warga yang terkena demam berdarah akan terjadi diwilayahnya,” ungkap Dr. Iin Indriati Kepala Puskesmas, Ketika itu sedang berlangsungnya kegiatan sosialisasi yang dilakukan di Desa Tegalsasri.
Dia menuturkan, ketika RAKA hendak menyinggung upaya yang selama ini dilakukan dalam menekan jumlah penderita demam berdarah masih dinilai kurang maksimal. Dia tidak menampik kalau hal tersebut memang dibenarkan, dikarenakan tidak adanya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan. “Kalau masyarakatnya tetap acuh terhadap kebersihan minimal untuk lingkungan rumahnya, mau kita memiliki seribu program pun tidak akan mampu mengatasi demam berdarah,” terang Iin.
Tidak hanya itu, sambung dia, dalam pencegahan demam berdarah agar tidak menyebabkan kematian bagi penderitanya, peran aparat Rukun Tetangga (RT) untuk langsung secepatnya memberikan laporan kepada Puskesmas agar segera ditanggani. “Disini pun peranan RT sangat penting dalam laporan memberitahukan warganya yang terkena demam berdarah,” paparnya. (cr1)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template