Pencabulan Dimulai dari Nonton Porno - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pencabulan Dimulai dari Nonton Porno

Pencabulan Dimulai dari Nonton Porno

Written By Mang Raka on Kamis, 19 Mei 2016 | 13.00.00

CIKAMPEK, RAKA - Pelecehan seksual saat ini menjadi fenomena sosial yang mengagetkan semua kalangan. Peran masyarakat di setiap lingkungan harus mampu menjadi pengawas atas pergaulan para remaja dan anak muda. Hal ini penting agar fenomena yang sedang booming ini, bisa ditekan dan para generasi muda bisa menjadi harapan bangsa.
"Kejahatan seksual saat ini sangat marak. Semua lapisan masyarakat harus ikut serta untuk menekan angka kejahatan seksual tersebut," ujar Sekretaris Kecamatan Cikampek, Purwadi,S.Ip.MM kepada Radar Karawang, Rabu (18/5).
Terutama pengawasan orangtua pada anak-anak yang sedang beranjak dewasa. Karena kondisi lingkungan yang buruk sangat berpengaruh terhadap psikologi anak, dan bisa melakukan tindakan-tindakan yang melanggar norma-norma sosial. "Harus ekstra ketat mengawasi perkembangan anak-anaknya. Terutama para remaja," tambahnya.
Sebab perhatian orangtua kepada anak-anak sangat dibutuhkan. Terlebih maraknya smartphone yang canggih, sangat mempengaruhi perilaku sosial anak. Usia remaja itu serba ingin tahu, akhirnya yang tadinya hanya dilihat kemudian dilakukan. Hal itu bukan menjadi rahasia lagi, itu bisa dibuktikan dengan mengecek file-file video dan foto yang tersimpan di HP nya. Belum lagi pengaruh internet dengan situs-situs yang bisa diakses oleh siapa saja.
Ini berbuntut pada terjadinya hubungan gelap yang bukan pasangan sah, terjadinya pelecehan seksual di kalangan pelajar. Bahkan terjadinya pemerkosaan yang dilakukan oleh orang yang otaknya sudah terpengaruh oleh tontonan, dan lingkungan yang tidak baik. "Sebagai warga masyarakat, saya sangat miris," ujarnya.
Menurutnya, terjadi fenomena gejala sosial yang mengagetkan semua pihak itu. Dituntut peranan orangtua harus benar-benar mengawasi anak-anaknya. Karena jika lengah kehidupan generasi sekarang sangat terbuka sekali. "Harus ada larangan atau proteksi keras untuk kalangan pelajar di Cikampek. Untuk tidak membawa smartphone ke lingkungan sekolah. Dan saat di rumah, orangtua harus melakukan pengawasan secara ketat," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template