Pemicu Terjadinya Banjir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pemicu Terjadinya Banjir

Pemicu Terjadinya Banjir

Written By Mang Raka on Rabu, 25 Mei 2016 | 13.00.00

MARAKNYA pembangunan perumahan di wilayah Kecamatan Purwasari dinilai akan menciptakan potensi banjir untuk tahun kedepannya. Penyempitan sektor pertanian pun akan menjadikan kecamatan dikenal sebagai penunjang lumbung padi Karawang ini tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan gabah Karawang.

Hal itu diungkapkan Imam Tantowi, tokoh pemuda setempat ketika berdiskusi perihal maraknya lahan pertanian yang kini dialih fungsikan menjadi perumahan. Imam menilai, sangat disayangkan, dengan maraknya pembangunan-pembangunan perumahan yang berada diwilayah Kabupaten Karawang. Ternyata, perubahan kondisi kabupaten Karawang tidak hanya banyaknya bangunan industri yang dibangun, akan tetapi, kini pun sudah bertebaran di wilayah-wilayah pedesaan pembangunan perumahan, yang telah memakan lahan pertanian.
“Saya, sangat prihatin dengan kondisi wilayah Kabupaten Karawang. Memang dengan adanya perumahan akan mampu menampung jumlah warga pendatang yang datang ke wilayah Karawang. Akan tetapi, sedikit demi sedikit lahan pertanian kini telah menjelma menjadi perumahan,” kata Imam.
Menurutnya, pembangunan perumahan yang tidak sedikit menggunakan lahan pertanian, akan menjadikan sumber potensi banjir diwilayah Kabupaten Karawang. Hal tersebut dikarenakan tanah penyerap air, akan mengalami penyempitan dan hal itu seperti yang terjadi diwilayah Purwasari. Pembangunan perumahan memicu terjadi banjir di wilayah kecamatan Purwasari. “Lihat  saja, Purwasari yang dikenal memiliki lahan pertanian yang memang luas, bahkan dominan masyarakatnya sebagai petani kini sudah terjadi pembangunan perumahan dimana mana, dan ketika hujan lebat di beberapa titik mengalami banjir,” paparnya.
Mestinya, lanjut dia, pemerintah kecamatan maupun desa, bisa lebih mengatur mana wilayahnya, agar tidak terlihat carut marut. “Harus ada pengontrolan dalam mengatur tata ruang dan wilayah di desa masing-masing. Jangan sampai lahan pertanian habis nantinya,” pungkasnya. (cr1)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template