Pembangunan RSUD Paru Mangkrak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembangunan RSUD Paru Mangkrak

Pembangunan RSUD Paru Mangkrak

Written By Mang Raka on Selasa, 10 Mei 2016 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Rencana pembangunan  rumah sakit paru tahun ini  kembali tertunda karena persiapan pembangunan fisik belum selesai. Akibatnya sudah dua tahun rencana tersebut gagal. Padahal dana pembangunan tersebut sudah lama terparkir di kas daerah yang bersumber dari dana bagi hasil cukai dan tembakau (DBHCT) sebesar Rp 120 miliar sejak tahun 2008 lalu.

"Memang uangnya sudah terkumpul sejak tahun 2008 lalu, namun kita saat itu masih kesulitan mencari lahan yang tepat untuk pembangunan rumah sakit paru. Sekarang lahan tersebut sudah kita dapatkan berlokasi di sekitar Kecamatan Jatisari," kata Sekretaris Dinas Kesehatan, Nurdin, Senin (9/5).
Menurut Nurdin, pembangunan rumah sakit paru memang sudah direncanakan sejak tahun 2008 lalu melalui dana bagi hasil DBHCT. Namun saat itu dana DBHCT masih terlalu kecil yang diterima Pemkab Karawang. Akhirnya pemerintah memutuskan untuk mulai pembangunan tahun 2014, karena dinilai anggara DBHCT yang masuk setiap tahun itu cukup untuk melakukan pembangunan fisik rumah sakit beserta peralatan medis. Nurdin menambahkan, pembangunan RSUD Paru tersebut kembali tertunda karena pemerintah kesulitan mendapatkan lahan yang ideal untuk rumah sakit tersebut. "Sekitar dua tahun ini kita terus mencari lahan yang ideal untuk keberadaan rumah sakit itu. Namun ternyata pemerintah cukup kesulitan mencari lahan tersebut. Baru tahun 2015 ini kita dapatkan lahan ideal sekitar 2 hektar di Jatisari," katanya.
Pasca mendapatkan lahan tersebut, lanjut Nurdin,pihaknya langsung melakukan persiapan untuk pembangunan fisik di tahun 2016 ini. Hanya saja untuk memulai pembangunan fisik tahun ini sepertinya bakal tertunda. Pihaknya mengaku tahun ini baru bisa menyelesaikan detailed enginering design (DED) yang akan selesai akhir tahun nanti. Sedangkan untuk pembangunan fisik rumah sakit sendiri akan dimulai awal tahun 2017 nanti. "Kita sih inginnya akhir tahun ini bisa dikerjakan pembangunan fisiknya, kalau memang DED nya bisa selesai pertengahan tahun ini. Namun jika belum selesai kita tidak akan memaksakan, makanya opsi terakhir itu awal tahun depan saja kita bangun," ucapnya.
Sementara itu terkait pemilihan lokasi di Kecamatan Jatisari karena kebutuhan rumah sakit di wilayah timur Karawang dinilai masih sangat minim. Hal ini agar masyarakat tidak terlalu jauh menjangkau rumah sakit. Selain fasilita rumah sakit khusus paru, pemkab juga menyediakan untuk penyakit umum di rumah sakit tersebut. Dengan dibangunnya rumah sakit tersebut maka DBHCT yang diperoleh Pemkab Karawang diharapkan akan lebih bermanfaat bagi kepentingan masyarakat. "Kita harapkan nantinya bisa bermanfaat buat masyarakat, khususnya mereka yang tinggal wilayah timur Karawang," katanya.  (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template