Pasar Tradisional Baged Diminta Jadi Pasar Sayur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pasar Tradisional Baged Diminta Jadi Pasar Sayur

Pasar Tradisional Baged Diminta Jadi Pasar Sayur

Written By Mang Raka on Kamis, 12 Mei 2016 | 15.00.00

PANGKALAN, RAKA - Pasar tradisional di Kampung Baged, Desa Mulangsari dekat perbatasan Kabupaten Karawang dan Bogor dinilai mubazir keberadaannya. Padahal, jika saja dioptimalkan pasar tersebut bisa dimanfaatkan sebagai pasar sayur-mayur.

Penelusuran RAKA, Rabu (11/5), pasar tradisional di Kampung Baged itu dibangun pada 2002 lalu. Tadinya diharapkan oleh warga bisa menjadi pasar sayur-mayur di wilayah selatan, karena bisa merepresentasikan pertanian di wilayah itu karena sangat ideal dengan kontur wilayahnya. Namun sayang karena berbagai persoalan kepemilikan lahan menjadi kendala hingga tidak efektif dan akibatnya bangunan pun menjadi rusak dan nyaris roboh.
Dipaparkan Sainah (27), warga sekitar pasar menuturkan, bangunan itu saat ini dipergunakan oleh warga untuk tinggal, dan rata-rata sebagian warga pendatang yang menjadi petani garapan. Menurutnya lahan tanah berdirinya pasar tersebut sekarang kepemilikannya tidak jelas. "Kalau secara terperinci saya tidak tahu jelas, ada beberapa masalah kepemilikan yang saya tidak tahu, dan sekarang warga pendatang yang menjadi petani sayur mayur musiman dari Kota Tegal mengisi dan tinggal di dalamnya," ujarnya.
Dibenarkan Tarmuko (40), petani lahan garap musiman dari Kota Indramayu, dirinya benar tinggal di kios-kios bekas pasar itu sementara dan setelah tiga bulan dan masuki panen barulah dirinya tidak lagi tinggal disana. Sementara sampai saat ini cukup berkoordinasi dengan salah satu aparatur desa yang menjadi rukun tetangga di wilayah tersebut. "Ini hanya sementara saja setelah panen saja saya pergi tinggalkan bangunan itu. Saya sudah hampir empat tahun melakukan kegiatan ini, sebenarnya saya juga kalau panen jual hasilnya lumayan jauh dari pasar induk, dan saya setuju sekali jika ada pasar induk disini," harapnya.
Dibenarkan oleh salah satu aparatur desa Mulangsari, Isa (56), dirinya membenarkan permasalahan sengketa tanah pasar membuat pasar sebelum beroperasi sudah gulung tikar, dan pasar itu memang bekerja sama dengan Koperasi provinsi Jawa Barat. Sampai sekarang sudah dimenangkan oleh H.Karja yang sekarang sudah tidak lagi menetap di lokasi yang dekat dengan pasar tersebut. "Memang benar pak, tahun 2012 tadinya pasar itu akan dijadikan pasar sayur mayur atau pasar induk yang bisa menjadi pasar unggulan di Karawang selatan. Akan tetapi lain ceritanya sekarang, kami berdayakan buat para kaum urban yang mengais rezeki disini, kadang mereka malah lebih mengerti dan sayur mayur mereka pun membantu warga disini," tutupnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template