Pasar Cilamaya Diteror Kebakaran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pasar Cilamaya Diteror Kebakaran

Pasar Cilamaya Diteror Kebakaran

Written By Mang Raka on Rabu, 18 Mei 2016 | 17.57.00

-Pedagang Resah

CILAMAYA WETAN, RAKA - Seminggu terakhir para pedagang Pasar Cilamaya tidak tenang berjualan. Sudah empat malam berturut-turut, ada orang tidak dikenal mencoba membakar lapak para pedagang.
Muncul spekulasi. Teror sengaja dilakukan agar rencana revitalisasi pasar perbatasan Karawang-Subang itu dipercepat. Menyusul pernyataan Camat Cilamaya Wetan H Hamdani yang menyebut pembongkaran akan segera dilakukan setelah Idul Fitri.
Petugas keamanan Ikatan Pedagang Pasar Cilamaya (IPPC) Nanang mengungkapkan, pernyataan camat saat menghadiri isra mikraj di Masjid Al Hidayah Pasar Dua, memunculkan beragam pertanyaan bagi para pedagang. Puncaknya muncul oknum-oknum yang berkepentingan terhadap pembangunan Pasar Cilamaya, dan diduga getol melancarkan teror pembakaran pasar.
Dalam seminggu, sudah empat kali terjadi upaya pembakaran lapak milik pedagang pasar. Satu diantaranya sempat membakar lapak, sementara tiga percobaan pembakaran lainnya berhasil diketahui lebih dulu oleh petugas keamanan. "Kami berhasil mengamankan barang bukti, seperti kardus telur, lipatan korek api hingga saluran listrik," ungkapnya kepada Radar Karawang, Selasa (17/5) kemarin.
Yang paling parah tambahnya, terjadi pada hari Minggu malam Senin (8/5) lalu, yang mengakibatkan lapak kosong nyaris terbakar. Ia sendiri pernah melihat pelakunya, tapi gagal ditangkap. "Semenjak pernyataan pak Camat soal pembongkaran, banyak oknum yang seolah ingin mempercepat perataan pasar ini dengan aksi-aksi teror semacam ini. Jelas sangat membuat resah," ungkapnya.
Ia menduga oknum yang sengaja ingin menyabotase Pasar Cilamaya adalah orang-orang suruhan. Modusnya membakar plafon kios pedagang atau aliran listrik. Melihat itu, petugas keamanan pasar dan beberapa pedagang ikut jaga malam. Terutama di lapak yang selalu sepi saat malam hari. "Jangan percaya isu pembongkaran. Apalagi oknum yang mengiming-imingi untuk disegerakan. Semuanya harus satu komando di IPPC," pungkasnya.
Senada diungkapkan Ketua IPPC Karno. Menurutnya camat terlalu dini berbicara soal pembongkaran pasar. Karena sejauh ini, revitalisasi pasar hanya baru masuk proses sertifikasi. Artinya, tahapan menuju pembongkaran masih jauh panggang dari api. "Saya himbau agar para pedagang tidak usah resah atas isu pembongkaran paska lebaran," ungkapnya.
Ia meminta UPTD Pasar Cilamaya tidak tinggal diam melihat keresahan para pedagang. Karena bagi pedagang, teror pembakaran merupakan ancaman serius yang akan mempengaruhi aktivitas ekonomi pasar. "Kita hanya minta camat tarik ucapannya, dan pedagang bisa tetap tenang. Biar yang meneror itu kita upayakan diantisipasi setiap malam," ungkapnya.
Sementara Camat Cilamaya Wetan H Hamdani membantah pernah mengeluarkan pernyataan pembongkaran Pasar Cilamaya dilakukan usai lebaran, saat kegiatan isra mikraj di Masjid Al Hidayah Pasar Dua. Menurutnya, warga yang hadir saat itu salah menafsirkan ucapannya. "Gak ada pernyataan langsung membongkar tuh. Saya cuma bilang siap-siap, karena peremajaan itu kan rentetannya juga panjang," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template