Pariwisata Tegalwaru Masih Menunggu Investor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pariwisata Tegalwaru Masih Menunggu Investor

Pariwisata Tegalwaru Masih Menunggu Investor

Written By Mang Raka on Selasa, 24 Mei 2016 | 13.30.00

TEGALWARU, RAKA - Potensi wisata di Kecamatan Tegalwaru memang tinggi. Jika dikelola secara optimal potensi-potensi itu akan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup besar.

Sederet potensi wisata yang berada di karawang bagian selatan ini seperti air terjun, wisata sejarah, perkemahan dan goa alam selain wisata hutan dan pertanian yang layak untuk dikembangkan. Sayangnya, hal ini belum secara serius mendapat perhatian pemerintah daerah. Padahal, dalam tiga bulan terakhir temuan-temuan wisata baru terus disajikan oleh daerah ini, sebagai destinasi pariwisata Karawang Selaatan.
Seperti diungkapkan Rahmat, pemerhati wisata disana, baru-baru ini. Jika keseluruhan potensi tersebut bisa dikembangkan bukan hanya bisa menjadi salah satu penyumbang PAD potensial tetapi juga turut memicu peningkatan perekonomian masyarakatnya. "Usaha yang sudah pasti terpicu dengan adanya pengembangan potensi wisata sudah pasti usaha rumahan. Bisa berupa kuliner dan bisa juga sejenis kerajinan rakyat. Ini saja sudah memberi peluang usaha bagi masyarakat setempat yang akan memicu peningkatan tarap perekonomian," ucap Rahmat.
Untuk itupun perlu perhatian dari pemerintah daerah sebagai motivator di sektor pariwisata untuk melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang terimbas pembangunan pariwisata tersebut. Seperti diungkapkan Anang, warga Desa Mekarbuana yang aktif di komunitas pecinta lingkungan. Menurut dia memanfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) melimpah secara optimal diperlukan pembinaan dan penyuluhan terpadu.
Hal itu diperlukan karena sumber daya alam akan terkait dengan sektor perekonomian dan lingkungan. "Kunci keberhasilan dalam program di setiap daerah, akan berhasil jika diawali dengan pola pikir masyarakat yang baik, dan pola pikir masyarakat yang baik yakni diawali dengan pembinaan yang benar. Pembinaan yang benar bukan hanya berangkat dari aturan, akan tetapi lebih menonjolkan pada sejauh mana nilai manfaatnya. Pemanfaatan optimal tidak akan berdampak terhadap hal merugikan, baik dari dampak ekonomi maupun kerusakan lingkungan," tandasnya. (ari)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template