Paguyuban: Perlu Ada Standarisasi Pedagang Sate Maranggi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Paguyuban: Perlu Ada Standarisasi Pedagang Sate Maranggi

Paguyuban: Perlu Ada Standarisasi Pedagang Sate Maranggi

Written By Mang Raka on Senin, 30 Mei 2016 | 18.37.00

PLERED,RAKA- Sate maranggi saat ini sudah menjadi ikon Purwakarta. Bahkan ada tampat khusus jualan sate maranggi di Plered. Penghasilan pedagang di tempat ini pun meningkat tajam. Namun, saat ini belum ada standarisasi pedagang sate maranggi, baik dari aspek pakaian, etika jualan hingga kebersihan. Paguyuban pedagang sate maranggi meminta, agar Pemkab Purwakarta membuat standarisasi tersebut.
Para pedagang sate maranggi Plered mengaku raup keuntungan besar. Pasalnya, sejak pagi hari mereka sibuk melayani pungunjung yang membanjiri tempat tersebut. "Setelah menempati bangunan wisata kuliner ini pengunjung yang datang lumayan ramai, apalagi jelang akhir pekan," ujar Dani (50), salah satu pedagang sate maranggi Plered, kepada Radar Karawang, Minggu (29/5).
Meski proses pemindahan pedagang sate sendiri berlangsung alot, akibat adanya masalah perizinan tempat, namun kini para pedagang dapat memetik hasil. Bayangkan saja, dalam satu hari satu malam para pedagang mampu menghabiskan ribuan tusuk sate yang laku terjual. "Kalau dulu sebelum pindah paling 400 tusuk sate yang habis," kata Dani.
Di tempat yang sama, Ketua paguyuban pedagang sate maranggi Plered Ado Nasilan mengatakan, selama dua bulan terakhir jumlah pengunjung yang datang terus meningkat. Bahkan, pungunjung yang datang tidak hanya didominasi warga lokal saja. "Warga luar kabupaten pun banyak datang. Mungkin dari mulut ke mulut. Alasannya, pertama karena tempat yang strategis yang kedua sate maranggi Plered memang rasanya beda dari sate lain, makanya tidak heran sekarang jadi ikon Purwakarta," ujarnya.
Meski begitu, Ado mengaku masih banyak menerima keluhan dari sejumlah pengunjung. "Selain masalah kebersihan juga tingkat penyajian," kata dia.
Untuk itu, dia berharap, pemerintah terkait agar secepatnya dapat mengeluarkan aturan standarisasi jualan sate maranggi. "Saya masih nunggu nih. Contohnya pedagang wajib berkaian Sunda serta terutama kebersihan dan tatak rama dalam menyambut pengunjung," pungkasnya.(cr2)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template