Oknum Petugas Tawarkan Jasa Pengamanan Bangunan Liar Karawang Timur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Oknum Petugas Tawarkan Jasa Pengamanan Bangunan Liar Karawang Timur

Oknum Petugas Tawarkan Jasa Pengamanan Bangunan Liar Karawang Timur

Written By Mang Raka on Kamis, 12 Mei 2016 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA - Keberadaan bangunan liar dan penyimpanan pasir ilegal di sepajang jalan menuju Gerbang Tol Karawang Timur akhirnya dibongkar Satpol PP, Rabu (11/5) kemarin.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, banyak pemilik bangunan liar yang mengeluh tempat usahanya dibongkar. Padahal, modal yang mereka keluarkan cukup besar untuk mengurug tanah bangunan dengan pasir berbatu. "Modal yang dikeluarkan tidak sedikit. Dan sekarang harus dibongkar. Apalagi menjelang lebaran bingung harus kerja apa," ungkap pemilik tambal ban, Nababan kepada Radar Karawang.
Meski berasal dari Medan, Nababan yang sudah tinggal di Karawang selama 20 tahun mengaku tidak tahu harus kerja apa. Karena yang dikuasainya hanya menambal ban. "Saya kira akan dibongkar setelah lebaran," ujarnya.
Senada dengan Nababan, pemilik warung yang mengaku baru satu bulan melakukan rehab bangunan, menghabiskan modal Rp 10 juta. Kini, mereka hanya bisa melihat puing-puing bangunan yang dirobohkan Satpol PP. "Jangankan modal balik, ini untuk kedepan bagaimana juga masih belum tahu. Akang lihat saja, bangunan saya hancur dirobohkan, mau apa lagi," katanya.
Menurutnya, sebelum pembongkaran ada orang yang menawarkan jasa agar bangunannya tidak dibongkar, asal setiap bulan bayar pajak. "Sebagai pedagang saya pasti ikut. Tapi kenyataan hari ini (kemarin) bangunan saya tetap dibongkar," terangnya.
Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Karawang, Basuki Rachmat saat ditemui di lokasi pembongkaran bangunan liar mengatakan, para penghuni bangunan liar sudah diperingati hingga teguran ketiga. Terbukti, hingga eksekusi dilakukan masih banyak bangunan yang belum dibongkar. "Hari ini (kemarin) tidak ada pengecualian untuk membongkar semua bangunan liar yang ada. Termasuk pasir yang di parkir disini akan kita bersihkan," ungkapnya.
Ia menambahkan, selain menimbulkan kesan kumuh, bangunan liar tersebut berada di lahan milik Jasa Marga. "Kita akan tertibkan sesuai instruksi wakil bupati, lahan ini akan dijadikan rest area mini. Nanti yang mengelolanya koperasi Polres Karawang dan Kodim," kata Basuki.
Rest area mini ini kata Basuki, juga diperuntukan bagi pedagang yang bangunannya dibongkar di sepanjang jalan menunju gerbang Tol Karawang Timur. Dengan catatan, mereka mendaftarkan diri ke koperasi Polres Karawang dan Kodim. "Jadi pembongkaran kita tidak hanya membongkar, tapi juga menawarkan solusi bagi mereka yang masih tetap mau usaha," katanya. (dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template