Nelayan Pantura Tolak Bantuan Perahu Pemerintah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nelayan Pantura Tolak Bantuan Perahu Pemerintah

Nelayan Pantura Tolak Bantuan Perahu Pemerintah

Written By Mang Raka on Senin, 09 Mei 2016 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Seluruh nelayan di Pantura akan ramai-ramai menolak bantuan perahu untuk menangkap ikan di laut dari pemerintah pusat. Karena spesifikasi yang ada di perahu bantuan tidak sesuai dan diluar pengajuan nelayan.
"Selain badan yang terbuat dari fiber, mesin yang juga tidak sesuai," kata Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Karawang H Jejen Jaelani Mutakin
Dikatakannya, nelayan belum terbiasa dengan perahu yang bermaterial fiber, hal itu juga tidak sesuai dengan pengajuan para nelayan yang ada. "Kita akan mengembalikan jika memang tetap diberikan seperti yang saat ini sudah beredar," katanya.
Sekjen HSNI Jawa Barat, Nurodi bahkan menghimbau para nelayan tidak menerima bantuan perahu tersebut. Ini menghindari perahu yang diterima tidak terpakai nelayan, dan yang akhirnya menjadi temuan pihak berwajib yang masuk dalam penyelewengan bantuan. "Saya menghimbau untuk nelayan Pantura tidak menerima bantuan perahu tersebut," katanya.
Sementara itu, Kabid Kelautan dan Perikanan Karawang, Abun Bukhori mengatakan jika nelayan menolak bantuan perahu itu terserah nelayan. Namun resiko untuk nelayan tidak memiliki perahu yang dibutuhkan tidak ada gantinya. "Itu hak nelayan untuk menolak, tapi kita tidak bisa menggantinya dengan perahu lain. Karena bantuan itu sudah final, jika ditolak ya nelayan tidak mendapat perahu bantuan tersebut," ungkapnya di sela silaturahmi para nelayan Karawang.
Diketahui, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan rencananya bakal memberikan bantuan kapal kepada para nelayan tahun ini. Sebanyak 3.500 kapal akan dibagikan kepada kelompok nelayan di seluruh Indonesia. Menurut Menteri Koordinator (Menko) Maritim, Rizal Ramli, pemberian bantuan ini untuk menunjang kelancaran usaha para nelayan dalam menangkap ikan. Namun pemberian kapal secara gratis ini juga akan melihat perbandingan populasi kapal dan laut.
"Kita akan bagi 3.500 kapal. Pemerintah sudah pesan kapal ini. Jika populasi kapal sudah banyak ya kita kurangi jumlah donasi kapalnya. Kalau butuh banyak seperti di Natuna, ya kita perbanyak," ujar Rizal Ramli.
Rizal menyebutkan bahwa bantuan kapal ini akan disebar keseluruh pelosok Indonesia dengan jumlah yang bervariasi. Selain itu, untuk kapasitas kapalnya juga nantinya juga berbeda-beda. Kapal-kapal ini, tambah Ramli, biaya pengadaannya diambil dari APBN 2016. (dri)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template