Naik Truk, Tiga ABG Dirazia - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Naik Truk, Tiga ABG Dirazia

Naik Truk, Tiga ABG Dirazia

Written By Mang Raka on Senin, 09 Mei 2016 | 15.00.00

CIKAMPEK, RAKA - Tiga perempuan asal Indramayu dipaksa turun dari mobil kontainer bernomor polisi B 5446 oleh petugas Dishubkominfo Karawang. Pasalnya ketiga cewek tersebut menaiki belakang kepala kontainer.
Saat petugas Dishub menghentikan truk dan meminta ABG tersebut turun sempat ada perlawanan, meski akhirnya mereka menuruti perintah petugas Dishub. Sopir kontainer, Rais (56) menuturkan, ketiga perempuan itu naik ke atas mobil dan diam di belakang kepala truk yang dikendarainya berhenti di stopan lampu merah Indramayu. Bahkan dia juga sempat melarang ketiga perempuan tersebut agar tidak naik di belakang kepala truk. "Tidak jauh dari lampu merah. Saya sengaja berhenti untuk melarang mereka agar turun. Malahan saya menawarkan mereka untuk masuk ke dalam, tapi mereka menolak," ujar Rais kepada Radar Karawang, Sabtu (7/5).
Kepala Regu Dalops Dishub Karawang, Tomas menyampaikan, ketiga perempuan itu sempat menolak saat diperintahkan untuk turun. Karena mereka ingin sampai ke Jakarta dengan cara menaiki truk. Kemungkinan selain tidak mengeluarkan biaya, mereka memang sering melakukan seperti itu, sehingga menjadi kebiasaan padahal taruhannya adalah nyawa. "Saya terus berusaha membujuk mereka untuk turun. Tapi mereka tetep menolak. Akhirnya saya minta mereka untuk masuk ke mobil bersama sopir dan kernet," ujarnya.
Tomas mengakui langkah yang dilakukannya sebenarnya masih masuk pelanggaran, karena tidak diperkenankan kontainer memuat orang secara sembarangan. Tetapi minimal, nyawa ketiga perempuan itu bisa aman, karena tidak lagi naik di belakang kepala kontainer. "Daripada membahayakan jiwa mereka. Maka saya persilahkan untuk naik masuk ke dalam mobil bersama sopir dan kernet," ucapnya.
Ketiga anak gadis itu mengaku masing–masing bernama Tinah (19), Wartini (18) dan Siti (18), mereka sama-sama warga Jatibarang Indramayu. Tindakan nekat yang dilakukan oleh ketiga perempuan ini, karena menginginkan perjalanan menuju Jakarta bisa lebih seru, karena ada tantangan. "Kami sengaja berangkat ke Jakarta dengan ngeBM, karena dibanding naik bus perjalan kurang asyik," ucap Tinah, (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template