Mengusir Banjir Abadi Cikampek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Mengusir Banjir Abadi Cikampek

Mengusir Banjir Abadi Cikampek

Written By Mang Raka on Selasa, 24 Mei 2016 | 12.30.00

-Perbaikan Sipon Cikaranggelam Rp 800 Juta Bisa Mubazir

CIKAMPEK, RAKA - Banjir di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI), Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, sudah biasa dialami warganya. Setiap musim hujan, banjir datang.
Penyebabnya cuma satu. Sipon Sungai Cikaranggelam sudah tidak layak. Aliran sungai yang melintasi sipon, tidak bisa lagi mengalir lancar saat musim hujan. Selain sempit, sampah juga memperparah kondisi sipon. Selanjutnya sudah bisa ditebak. Banjir.
Menghilangkan 'kutukan'banjir abadi sejak tahun 2000 itu, Pemerintah Kabupaten Karawang menggelontorkan anggaran perbaikan sipon Cikaranggelam Rp 800 juta. Namun, usaha untuk menuntaskan banjir di Perumahan Bumi Mutiara Indah, Kecamatan Cikampek, ternyata dikritik Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Karawang, Elievia Khrissiana, ST. Menurutnya, pemkab harus melakukan detail engineering design (DED) terlebih dahulu, agar persoalan banjir di BMI benar-benar tuntas.
"Itu tidak cukup, jadi memang harus dibuatkan DED terlebih dahulu. Baru kemudian anggarannya dipush," tegas Elievia kepada Radar Karawang.
Dia menyampaikan, hasil pantauannya, jika posisi sipon Cikaranggalam tetap ada di bawah irigasi PJT II, maka tidak akan bisa selesai. Harusnya dibuat seperti di Gamon, sungai alam berada di atas irigasi PJT II. Karena air irigasi itu bisa dikendalikan, berbeda dengan sungai alam yang cenderung tidak terkendali.
"Jadi pemda harus serius menanganinya. Jangan ngasal. Persoalannya sudah bertahun-tahun BMI mengalami banjir rutin," ujarnya.
Ia melanjutkan, pemkab juga harus mengkaji dulu secara detail, sehingga saat pelaksanaan pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah itu tidak mubazir. Tetapi benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat Cikampek, khususnya warga BMI. Dia juga saat ini tengah memperjuangan aspirasi masyarakat, termasuk persoalan sipon Cikaranggelam. Bahkan dia meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan, terhadap kinerja eksekutif termasuk anggota legislatif (dewan). "Silahkan jika ada persoalan, laporkan saja. Kami sebagai dewan siap untuk mengawalnya," ucapnya.
Kasi Trantib Cikampek, Asep Amrullah, menyampaikan, hujan deras pada hari Sabtu lalu, kembali membuat warga BMI was-was. Meski tidak banyak rumah yang kebanjiran, dan ketinggian air juga tidak terlalu tinggi, tapi pihaknya selalu siap siaga untuk melakukan evakuasi. "Iya kemarin (Sabtu) hujan, ada sekitar 30 cm rumah warga BMI khususnya Blok J kebanjiran. Kami terus lakukan pemantauan," ujarnya.
Meski demikian, kondisi air tidak lama menggenang, hanya beberapa jam saja sudah kembali surut. Bahkan pada malam minggunya, warga juga sudah tidur di rumah masing-masing, karena sudah dilakukan bersih-bersih. "Malamnya juga langsung surut. Jadi warga gak diungsikan. Memang ada puluhan rumah yang kena banjir," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template