Lestarikan Budaya Sunda - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Lestarikan Budaya Sunda

Lestarikan Budaya Sunda

Written By Mang Raka on Jumat, 20 Mei 2016 | 15.00.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Iring-iringan seni gerak para penari odong odong, tampaknya masih memiliki daya tarik tersendiri bagi warga pedesaan di Dusun Bakantengah, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok.
Dalam iring-iringan, puluhan warga terus mengikuti kemana langkah kaki para penari odong odong itu berjalan. Tiga anak kecil yang duduk diatas pelana odong odong, menyiratkan seperti raja atau ratu yang di kelilingi pengikutnya. Tanpa ragu ragu, penari odong odong pun menampilkan seni tari khas odong odong Jawa Barat.
Kesenian tradisional ini seakan memberikan gambaran sebuah kehidupan di jaman kerajaan yang ada di Jawa Barat. Karena itu, di era modernisasi, kata pemerhati pendidikan budaya, Hamim kepada RAKA, kesenian tradisional seperti odong odong, atau jaipongan maupun wayang golek, memang tidak lekas dilupakan oleh masyarakat, terutama penduduk lokal Jawa Barat. "Justru masyarakat di desa mulai rindu dengan kesenian tradisional. Karena pada jaman serba tehnologi, kesenian tradisional sudah mulai dianggap kesenian yang mahal, ketika mengisi acara formal semacam khajatan,"jelasnya.
Padahal, keberadaan kesenian tradisional, bisa melambangkan dan mewujudkan karakter suatu daerah, supaya lebih di kenali hingga ke tingkat Internasional. Semisal, kesenian tradisional Reog Ponorogo, yang berasal dari Jawa Timur. Kesenian tradisional asal Jawa Timur ini bisa menjadi daya tarik di mata dunia. "Melesetarikan kesenian tradisonal memang membutuhkan'cost'yang cukup mahal. Akan tetapi, banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa melestarikannya, dengan memanfaatkan teknologi yang semakin canggih. Karena perkembangan jaman bukan alasan yang membuat kesenian tradisinal dianggap punah,"tandasnya.
Maka dari itu, regenerasi untuk melestarikan kesenian tradisional bisa dilakukan melalui jalur pendidikan. Untuk itu, ia sependapat jika hal itu bisa dilakukan. Pasalnya, kesenian tradisional memang mesti diketahui secara utuh oleh masing masing generasi, sehingga  bisa menunjukan kepada dunia dimana jati dirinya berasal. "Kerjasama antar pelajar Indonesi bersama pelajar dari negara luar memang baiknya tidak hanya terbentuk khusus di bidang pendidikan, namun disisipkan dengan pengenalan seni daerah. Ini perlu ditunjukan sehingga Karawang juga terkenal dengan seni khas daerahnya," jelas Hamim.(fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template