Koperasi di Karawang Rawan Bangkrut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Koperasi di Karawang Rawan Bangkrut

Koperasi di Karawang Rawan Bangkrut

Written By Mang Raka on Selasa, 24 Mei 2016 | 15.30.00

KARAWANG,RAKA - Bobroknya pengawas koperasi bisa menjadikan koperasi itu bubar atau hancur. Padahal peran pengawas koperasi merupakan ujung tombak kesuksesan koperasi bersangkutan. Apalagi saat ini pemerintah Indonesia mendukung penuh keberadaan koperasi yang ada di Indonesia.

Kabid Wasdal Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, Herry Daryanto mengatakan pentingnya peran pengawas koperasi bisa menjadi penentu keberlanjutan koperasi dalam menjalankan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT). Disini peran pengawas koperasi sangat menentukan, apalagi dengan adanya Peraturan Menteri Koperasi dan UMKM yang memperkuat keberadaan koperasi yang ada.
"Jelas peran pengawas koperasi penting. Bisa saja koperasi menjadi penjahat dengan keluar ADRT yang banyak terjadi penipuan pada anggota. Tapi juga bisa koperasi tetap bejalan sesuai ADRT. Itu semua ada dipengawas koperasi, karena mereka bagian dari pengurus koperasi. Sehingga bisa mendeteksi secara dini jika memang tadi ada masalah dengan koperasi," beber Herry kepada Radar Karawang, saat menggelar Diklat Pengawas koperasi di Karawang, Senin (23/5) di Alam Ceria.
Herry menambhakan, saat ini keberadaan koperasi tidak bisa seenaknya, apalagi sudah ada aturan permen menteri koperasi yang mau tidak mau harus dijalankan jika eksitensi koperasinya tetap dilindungi pemerintah. "Jadi peranan koperasi sangat vital, untuk menjadi wasit didalam koperasi demi sesuaian  koperasi taat azas," terangnya.
Herry mengatakan untuk meningkatkan kinerja pengawas koperasi, Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, selama empat hari ini akan menggelar Diklat bagi pengawas dengan biaya dibebnkan pada pemerintah. "Dukungan pemerintah Karawang untuk menghasilkan koperasi yang kuat dan bermanfaat banyak, yaitu dengan digelarnya Diklat pengawas selama empat hari ini," kata Herry.
Terkait Diklat, ia menjelaskan para pengawas dari 120 pengawas yang dibagi dalam tiga termin akan dibekali aturan dan fungsi pengawas koperasi. "Kita sengaja memberikan Diklat bagi 120 pengawas yang ada di Karawang, dan mereka secara bergiliran akan mendapat Diklat menjalankan fungsinya sebagai pengawas koperasi," terangnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, Asep Djunaedi mengatakan kedepan koperasi yang ada di Karawang harus menjalankan semua program pemerintah yang memang sudah mengatur keberadaan koperasi, termasuk Karawang sudah memiliki Perda Koperasi. "Kita ingin memiliki koperasi yang handal, sehat dan taat azas sesuai aturan koperasi dan ujungnya bermanfaat bagi masyarakat banyak," ungkapnya. (dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template