Jembatan Kalen Bawah, Ikon Banyusari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jembatan Kalen Bawah, Ikon Banyusari

Jembatan Kalen Bawah, Ikon Banyusari

Written By Mang Raka on Senin, 02 Mei 2016 | 14.30.00

BANYUSARI, RAKA - Jembatan Gembongan Kecamatan Banyusari, atau yang biasa disebut jembatan kalen bawah, memiliki keindahan yang luar biasa. Tidak jarang pada waktu-waktu tertentu sering menjadi tujuan masyarakat sekitar. Bahkan jembatan tersebut sudah menjadi ikon tersendiri bagi Kecamatan Banyusari.
"Banyak warga sekitar yang datang sengaja untuk melihat keindahan bendungan ini," jelas warga sekitar, Rahmat Saleh kepada Radar Karawang, Minggu (1/5).
Menurutnya, jembatan tersebut cukup dikenal oleh warga Banyusari dan sekitarnya. Selain jembatannya yang cukup panjang, suara gemerincik air yang mengalir menjadi kenikmatan tersendiri bagi para pengunjung. Belum lagi di sekelilingnya ada pemandangan pesawahan dan permukiman warga desa yang sangat asri.
"Jadi ini bisa disebut ikon Banyusari. Semacam tempat wisata gitu berarti yah," ucapnya.
Dia menyampaikan, potensi wisata di Kecamatan Banyusari sebenarnya bisa digali. Bisa saja di sekeliling jembatan kalen bawah dibuat semacam tempat outbound atau kolam renang. "Semakin banyak warga yang datang. Maka warga sekitar secara otomatis perekonomiannya akan meningkat. Minimal para pedagang," ujarnya.
Tokoh masyarakat Banyusari, Eman menyampaikan, setelah diperhatikan Bendungan Jembatan Gembongan itu sangat bagus, apalagi airnya cukup mengalir lancar. Jika dijadikan obyek wisata, maka akan ramai dikunjungi wisatawan lokal. "Tinggal ada kemauan tidak pihak pemerintah untuk ekspos potensi wisata di Jembatan Gembongan, minimalnya pemerintah kecamatan," ujarnya.
Mantan Kepala Desa Talunjaya ini juga menyampaikan, setelah Bendungan Jembatan Gembongan jadi obyek wisata. Maka masyarakat sekitar akan membuka lahan usaha, kemudian roda perekonomian masyarakat sekitar pesat dan maju. "Saya yakin jika di areal lahan Bendungan Jembatan Gembongan dijadikan obyek wisata, pasti akan ada kemajuan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Wita Casmita, guru SDN 1 Gempol Kecamatan Banyusari, juga setuju jika Bendungan Jembatan Gembongan dijadikan tempat obyek wisata. Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Banyusari harus menggali potensi kearifan lokal. Harus mampu menangkap peluang sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Karawang dari sektor wisata. "Harus cerdas menangkap peluang penggalian aset sumber PAD. Karena banyak potensi daerah yang perlu diangkat nilai ekonomisnya," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template