Jatisari Berpotensi Jadi Sentra Bawang Merah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jatisari Berpotensi Jadi Sentra Bawang Merah

Jatisari Berpotensi Jadi Sentra Bawang Merah

Written By Mang Raka on Sabtu, 28 Mei 2016 | 11.30.00

JATISARI, RAKA - Sekitar 20 orang petani Kecamatan Jatisari diberikan pendidikan tentang sistem pola menanam bawang merah yang bagus, dan berkualitas di Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Jatisari.
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Jatisari Targono menyampaikan, kegiatan sekolah lapangan bagi para petani sayuran di Kecamatan Jatisari sangat menguntungkan. Karena mereka diberikan pengetahuan secara rinci tentang pola, dan tata cara menanam bawang merah.
"Diberikan pengetahuan dan wawasan tentang tata cara penanaman bawang merah. Karena sangat potensi petani sayuran untuk menanam bawang merah," ujarnya.
Menurutnya, bawang merah merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, khususnya di Karawang. Jika para petani Jatisari menanam bawang, otomatis ikut meningkatkan hasil produksi bawang untuk kebutuhan nasional. "Kedepan Kabupaten Karawang akan jadi penghasil bawang merah yang lumayan besar," ujarnya.
Setelah adanya uji coba penanaman bawah merah tersebut, dia berharap para petani sayuran dapat mengikuti tata cara yang telah diujicobakan oleh PPL. Sehingga keberhasilan ini menjadi pemicu produktivitas para petani sayuran. "Varietas benih untuk budidaya bawang merah cukup banyak. Ada benih lokal hingga benih hibrida impor. Bentuk benihnya ada yang dari biji, ada juga berupa umbi. Kebanyakan budidaya bawang merah di sentra-sentra produksi menggunakan umbi sebagai benih," jelasnya.
Terkait benih bawang merah dari umbi yang dipanen tua, lebih dari 80 hari untuk dataran rendah dan 100 hari dataran tinggi. Benih bawang merah yang baik setidaknya telah disimpan 2 sampai 3 bulan. Ukuran benih sekitar 1,5 sampai 2 cm dengan bentuk yang bagus, tidak cacat, berwarna merah tua mengkilap.
Untuk jarak tanam 20×20 dengan bobot umbi 5 gram dibutuhkan sekitar 1,4 ton benih per hektare. Untuk bobot yang sama dengan jarak tanam 15×15 dibutuhkan 2,4 ton per hektare. Bila bobot umbi lebih kecil, kebutuhan umbi per hektarnya lebih sedikit lagi. "Kebutuhan benih untuk budidaya bawang merah tergantung dengan varietas, ukuran benih dan jarak tanam," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template