Jangan Abaikan Potensi Industri Mandiri - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jangan Abaikan Potensi Industri Mandiri

Jangan Abaikan Potensi Industri Mandiri

Written By Mang Raka on Rabu, 11 Mei 2016 | 16.00.00

TEGALWARU, RAKA - Pemerintah Kecamatan Tegalwaru dinilai belum peka terhadap keberadaan industri mandiri di wilayahnya. Padahal saat ini industri tersebut mengalami pertumbuhan pesat. Sayangnya belum ada upaya serius untuk menjadikan jenis usaha itu sebagai peluang meningkatkan perekonian masyarakat.

Selain itu juga efektivitas kepala seksi-kepala seksi pemerintah kecamatan di bidang pariwisata juga sepertinya masih bingung. Kalaupun ada tindakan, implementasinya hanya sebatas alokasir data. Sementara sektor pembinaan malah lebih aktif datang dari pemerintahan daerah, hingga beragam corak kreativitas dan potensi mandiri di masyarakat belum diaplikasikan secara benar.
"Interaktif pemerintah kecamatan Tegalwaru lamban mencermati kondisi geografis potensi alam di wilayahnya dan lebih terkonsentrasi ke wilayah infrastrukturnya saja. Padahal mutu kreativitas dari kearifan lokal cukup mumpuni hingga bisa menjadi kompetitor handal di pasaran," ucap Jaka, pemerhati masalah pariwisata Karawang Selatan, Selasa (10/5).
Memang dibutuhkan keberanian yang revolusioner agar taraf pendapatan masyarakat Kecamatan Tegalwaru bisa lebih baik lagi dengan mencoba menfasilitasi ke wadah-wadah yang jelas perihal koneksitas kearifan dan kreativitas masyarakatnya. Beberapa contoh, warga sebenarnya banyak yang bisa mandiri namun mereka kebingungan ketika dihadapkan solusi akhirnya. "Sistem hulu ke hilir itu tidak difasilitasi dengan baik. Minimal dari pemerintahan administratif kecamatan terlebih dahulu," tandas Jaka, Masih dipaparkan warga Kampung Cilalay, Desa Mekarbuana ini, kemampuan masyarakat Kecamatan Tegalwaru, mumpuni jika ada yang menfasilitasinya. Namun sayang wadah serius tidak pernah digulirkan oleh pemerintah. "Program yang ada hanya untuk kolega saja kalau warga biasa seperti saya belum ada apkliasinya. Sementara kami butuh sekali perhatian dari pemerintah agar kami tetap bertahan," akunya.
Hal senada diungkapkan Suryadi (54) warga setempat yang rajin mengamati potensi-potensi pariwisata dii wilayahnya. dia menandaskan, masyarakat di wilayahnya belum tersentuh bantuan apapun dari pemerintah. Padahal usaha mandiri di wilayah berkembang pesat. "Kami disini punya usaha kerajian perkakas anyaman. Sekarang ini pasarannya lumayan bagus. Tidak sedikit pembeli yang memesan langsung kesini. Hanya saja modal untuk mengembangkan usaha tidak ada. Padahal potensi usahanya amat tinggi," ucapnya.
Sementara Nanda (40) pemilik usaha mandiri penganan ringan menuturkan, sulit ketika dihadapkan kepada agunan pinjaman. Sementara saat program pemerintah yang ada dirinya tidak pernah di masukan dalam warga yang di kategorikan pelaku usaha mandiri yang perlu diberi bantuan modal. "Kadang prihatin dengan program yang sering salah sasaran. Seharusnya program disasarkan kepada usaha-usaha yang memungkinkan penyerapan tenaga kerja yang besar. Karena untuk jenis-jenis usaha ini lebih terlihat potensinya bisa membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran," terang Nanda. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template