Jalan Badami Loji Berlubang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Badami Loji Berlubang

Jalan Badami Loji Berlubang

Written By Mang Raka on Rabu, 11 Mei 2016 | 14.30.00

PANGKALAN,RAKA - Imbas Musim hujan bukan saja berdampak bagi kesehatan masyarakat, namun berpengaruh terhadap infrastruktur jalan di wilayah bersangkutan. Seperti di ruas jalan utama Badami-Loji, mengalami kerusakan disejumlah titik yang membutuhkan perhatian serius.

Berdasarkan pengamatan RAKA Selasan (10/5) ada beberapa titik ruas jalan di Karawang selatan terkena imbas musim hujan. Sedikitnya sekitar 10 titik di berbagai wilayah yang jalannya mengalami retak, berlubang hingga jalan yang terseret derasnya banjir. Namun ada pula yang tengah diperbaiki yang mengalami kerusakan. Diperkirakan sekitar 500 meter dari titik ruas jalan yang rusak seperti di Kampung Sangkuriang, Desa Cintaasih, lalu di Kampung Bakan Raminten jalan pun berlubang hingga beberapa diameter lalu ditambah di wilayah Nyangkokot, Desa Wanasari pun ada sekitar tiga titik kerusakan.
Disebutkan, Jarsa (34), pengendara motor, warga dihadapkan pada kondisi jalan yang rusak kadang sulit untuk mengeluh ke siapa. Sementara resikonya adalah spare part kendaraan sering rusak. "Sparepart kendaraan saya sekarang mudah rusak dan saya pun selalu dibayang-bayangi kecelakaan," ujarnya.
Lain lagi Ganda (30), tukang ojeg motor yang mangkal di Pasar Kaligandu, Wanajaya menyampaikan, jalan yang rusak memang sudah lebih baik dari sebelumnya. Akan tetapi kontur tanah wilayah selatan tidak konvensional. "Jalan wilayah kita tidak rata seperti jalan pada umumnya. Biasanya kadang ada yang tinggi dan tidak rata. Sementara saat ini perbaikan memang suah berjalan dan saya mengusulkan juga agar pengawasan pembangunan jalan pun harus sering dilakukan," tandasnya.
Sementaran Kuswiantoro (44), sopir minibus angkutan karyawan dari Desa Medalsari menambahkan, akibat musim hujan di wilayahnya pun berdampak bagi jalan akses utama rusak terbawa hanyut air hujan. "Hujan besar meluap dan akibatnya malah jalan terbawa oleh deras air karuan saja akses warga putus hingga kini belum diperbaiki. Kalau diperkirakan hingga 700 meteran, sementara warga aksesnya jadi memutar lain dusun agar tetap lancar melakukan aktivitasnya," pungkasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template