Izin Membangun Sumarecon Dipersoalkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Izin Membangun Sumarecon Dipersoalkan

Izin Membangun Sumarecon Dipersoalkan

Written By Mang Raka on Kamis, 26 Mei 2016 | 15.00.00

*Toto Suripto Klaim DPRD Bersih dari Praktek Suap Sumarecon

KARAWANG, RAKA - Exekutif Director PT Sumarecon, Albert, menangkis tuduhan bahwa pembangunan perumahan elit yang sedang dilaksanakan dan rencananya tahap awal akan dibangunan 1.250 unit rumah, serta ruko itu belum memiliki perizinan.

“Perizinan sudah kita kantongi semua, termasuk izin lingkungan dan siteplannya sudah keluar,” kata Albert. Dia tidak menampik jika proses pembangunan perumahaan elit itu dipermasalahkan sejumlah elemen masyarakat terkait masalah perizinan yang belum lengkap. Bahkan hingga dugaan praktek suap mengenai pembebasan lahan yang saat ini sedang dikerjakan perusahaan tersebut.
Terkait itu juga Ketua DPRD Karawang Toto Suripto, mengklaim dirinya dan sejumlah anggota DPRD lainnya bersih dari praktek suap terkait proyek PT Sumarecon. Pasalnya, DPRD  sudah tidak memiliki kewenangan terkait perizinan atau pembebasan lahan. “Itu cuma isu saja yang dihembuskan pihak yang tidak bertanggung jawab. Coba buktikan kalau memang kita menerima uang tersebut, terus apa keperluannya memberikan uang ke DPRD. Kita ini tidak punya kewenangan untuk soal perizinan terkait proyek Sumarecon,” kata Toto Suripto, kemarin.
Menurut Toto, kabar adanya aliran dana yang mengalir ke DPRD dari PT Sumarecon hanya isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Menurutnya ada pihak yang sengaja melakukan pencemaran terhadap nama baiknya dan juga anggota DPRD lainnya. “Silahkan dibuka jika memang ada buktinya. Tidak mungkin orang kasih uang ke DPRD kalau tidak ada kepentingannya. Kaitan PT Sumarecon itu kita tidak punya kewenangan dalam hal perizinan,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi A, Indriyani yang namanya disebut-sebut menerima uang. Menurutnya tidak ada aliran dana untuk dirinya dari Sumarecon, apalagi jika untuk memuluskan perizinan. Alasannya DPRD sudah tidak memiliki kewenangan soal perizinan karena seluruh kewenangan perizinan sudah di tangan BPMPT. “Tidak benar itu, saya tidak merasa menerima uang yang disebutkan itu,” katanya.
Sebelumnya berkembang rumor Ketua DPRD dan sejumlah anggota DPRD menerima aliran dana dari PT Sumarecon. Aliran dana ini untuk memuluskan proyek pembangunan perumahan mewah PT Sumarecon di Jalan Baru, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur. Isu ini berkembang di lingkungan DPRD karena  pembagian tidak merata dan sejumlah anggota DPRD tidak kebagian aliran dana tersebut. Sejumlah anggota DPRD membocorkan masalah ini kepada sejumlah media.
Terkait hal ini DPRD mengkritisi Pemkab Karawang karena terkesan memberikan pelayanan berlebihan dengan program pembangunan di Karawang Timur dekat lokasi proyek Sumarecon. Pemkab menertibkan ratusan bangunan liar di sekitar lokasi tersebut serta melakukan penanaman ribuan pohon mulai dari pintu keluar gerbang tol Karawang Timur sepanjang 1,5 kilometer. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template