Harga Kebutuhan Dikhawatirkan Terus Naik Hingga Ramadan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Harga Kebutuhan Dikhawatirkan Terus Naik Hingga Ramadan

Harga Kebutuhan Dikhawatirkan Terus Naik Hingga Ramadan

Written By Mang Raka on Senin, 09 Mei 2016 | 14.30.00

TEGALWARU, RAKA - Warga di Kecamatan Tegalwaru mengeluhkan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Mereka berharap pemerintah daerah melakukan operasi pasar di pasar-pasar di wilayah tersebut untuk menertibkan harga-harga kebutuhan tersebut, Minggu (8/5).

Harga bahan pokok yang mengalami kenaikan yaitu gula pasir dari Rp 10.000 naik menjadi Rp 14.000, gula merah Rp.10.000 juga mengalami kenaikan menjadi Rp 14.000. Sayur mayur juga mengalami kenaikan harga. Seperti tomat dari Rp 12.000 kini melonjak drastis menjadi Rp.40.000, bahkan beberapa hari terakhir tomat hilang dari pasaran di daerah tersebut. Sementara sayuran lainnya juga mengalami kenaikan rata-rata mencapai hingga 3,8 persen.
Disinyalir kenaikan karena akan memasuki bulan suci ramadhan. Untuk gula pasir dan gula merah banyak dikeluhkan pembeli, bahkan mereka pun berharap sebelum masuki ramadhan nanti, pemerintah bisa melakukan operasi pasar agar harga stabil dan tidak ada penjual yang curang menaikan harga dengan seenaknya. Dipaparkan Iis (35) ibu rumah tangga dari Desa Cipurwasari, kenaikan harga jenis apapun bagi warga cukup berdampak karena berpengaruh dengan daya beli masyarakat yang tidak semua dari kalangan mampu. "Satu-satu nya jalan adalah pemerintah pro aktif dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat dengan mengadakan operasi pasar seperti di wilayah lain agar penjual bisa berdagang dengan stabil serta menjaga stabilitas melonjak nya harga,Tidak semua warga dari kalangan mampu,perlu ada nya keseriusan yang berarti," ucapnya.
Sementara Hikmat (40), penjual sayur mayur mengatakan harga yang ada merupakan keseragaman nilai jual para pedagang, hanya saja ketersediaan barang pun cukup berpengaruh bagi para pedagang di Pasar Loji secara keseluruhan. "Jika memang ternyata langkanya barang yang kami jual maka hal itu malah berdampak ke harga. Contohnya toma. Saya pun sangat terperanjat dengan harga tomat sekarang yang cukup fantastis. Idealnya pemerintah turun ke pasar dan memberikan solusi terhadap kenaikan harga-harga tersebut," katanya.
Di tempat terpisah, Herrawati (40), pedagang warung nasi justru menyayangkan dengan kenaikan harga yang mengalami kenaikan karena sangat berdampak ke usaha warung nasi nya tersebut. Dirinya pun mengaku setuju dengan adanya operasi pasar yang seharusnya pemerintah melakukannya. "Kenaikan harga itu kan belum masuki bulan ramadhan, coba bayangkan jika naiknya harga juga bersamaan dengan ramadan maka warga pasti akan kerepotan. Termasuk kami sebagai pedagang kecil maka kenaikan harga apapun cukup berpengaruh sekali," terangnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template