Guru Jangan Perburuk Citra - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Guru Jangan Perburuk Citra

Guru Jangan Perburuk Citra

Written By Mang Raka on Rabu, 25 Mei 2016 | 12.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Bagi guru berstatus PNS tidak perlu risau lagi hidup serba kekurangan. Meskipun belum memuaskan, namun penghasilan sebagai seorang guru PNS dewasa ini sudah memenuhi standar sejahtera.
Ketua PGRI Cabang Lemahabang, Buang S.pd menuturkan guru dewasa ini sudah semakin sejahtera utamanya yang berstatus PNS. Itu tidak bisa terbantahkan dari jumlah penghasilan yang diterimanya, baik dari gaji pokok, sertifikasi maupun gaji ke 13. Memang masih banyak diantara guru PNS yang belum puas, karena rata-rata SK nya dijaminkan ke bank sehingga menyusutkan nominal gaji yang diterima untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Namun, secara garis besar,
PNS guru sudah sejahtera. "Guru PNS itu sudah sejahtera, persoalannya kan banyak juga yang ngobe mah," celoteh Buang.
Lebih jauh ia menambahkan, karena kesejahteraannya sudah meningkat, ia berharap guru bisa menciptakan citra yang semakin positif. Baik di mata peserta didik, maupun orangtua dan masyarakat. Semua guru terus Buang, harus bahu membahu saling mengingatkan agar menghindari hal-hal negatif. Karena selain menyandang status sebagai guru, negara sudah memberikan fasilitas yang optimal.
Sekurang-kurangnya saat ini sebut Buang, PNS harus bisa membantu guru honorer yang statusnya masih digantung. Nikmat yang mereka rasakan saat ini, tak bisa dilepaskan dari jasa para guru honorer ikut serta mensukseskan program pendidikan. "Guru PNS ini sudah baik, mari bantu para honorer kita yang nasibnya belum seberuntung kita," kata dia.
Lebih jauh Kepsek SDN Waringinkarya 1 ini menambahkan, guru PNS disarankannya supaya bersyukur dan memanfaatkan apa yang negara sudah di fasilitasi dengan sebaik-baiknya. Ukuran keberhasilan itu rutin harus dievaluasi dalam Pelatihan Kinerja Guru (PKG) dan lainnya. Untuk itu, istilah guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa itu harus melekat dan diaplikasikan dengan maksimal dalam kesehariannya.
Tidak boleh lagi ada kasus-kasus guru cabul, guru kasar atau istilah lain yang memperburuk citra guru itu sendiri sebagai tenaga pendidik yang berpendidikan. "Jangan ada istilah lagi guru-guru negatif, itu yang akan memperburuk citra secara keseluruhan," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template