Guru Cabul Terancam Dikebiri - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Guru Cabul Terancam Dikebiri

Guru Cabul Terancam Dikebiri

Written By Mang Raka on Kamis, 26 Mei 2016 | 12.00.00

KOTABARU, RAKA - Guru otomotif SMK swasta di Kotabaru, AG yang menghamili muridnya terancam dikebiri. Hal itu dipastikan setelah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 1/2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak resmi dikeluarkan Presiden Joko Widodo kemarin.
Sanksi yang diatur berupa kebiri secara kimiawi, serta pemasangan alat deteksi elektronik sehingga pergerakan pelaku bisa dideteksi setelah keluar dari penjara. Hukuman juga diperberat menjadi hukuman mati, hukuman seumur hidup, maksimal 20 tahun dan minimal 10 tahun penjara.
Saat ditangkap, AG mengakui telah berulang kali menyetubuhi siswi kelas II SMK itu. Bahkan siswi cantik itu pernah disetubuhi di bengkel miliknya. Persetubuhan itu pertama kali dilakukan saat WK baru tiga bulan masuk kelas 1 SMK.
Berdasarkan pengakuan korban pada Senin sore, 16 Mei 2016 lalu, dirinya dijebak pelaku lewat ajakan belajar bersama. Menurut WK, pelaku memasukkan sesuatu ke dalam minuman yang disuguhkan. "Saya tidak curiga saat itu, karena sedang haus. Tapi setelah meminum air itu, seperti ada yang aneh," kata WK.
Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Pabuaran, Subang. Keluarga korban sempat menemui pelaku. Pertemuan itu pun dihadiri kepala sekolah setempat. Dalam sebuah video yang direkam pihak keluarga korban, AG mengaku telah menyetubuhi Melati. "Awalnya sempat berkelit. Setelah didesak dan dipertemukan dengan anak saya, akhirnya dia mengaku,” ujar orangtua korban, S. (psn)

Proses Kebiri Kimia

1. Penyuntikkan hormon perempuan dan obat-obatan untuk perawatan kanker prostat.
2. Obat-obatan tersebut menekan produksi testosteron.
3. Pengurangan hormon laki-laki dalam testis mematikan dorongan seksual. Proses ini tidak akan memboat orang yang dikebiri menjadi steril, seperti yang terjadi pada kebiri tradisional. Namun, dorongan seksualnya akan normal lagi jika penyuntikan obat antiandrogen dihentikan.

Pelaksanaan
1. Pelaku menjalani evaluasi medis oleh dokter.
2. Ahli medis meminta perintah untuk kebiri kimia.
3. Wawancara dan penilaian psikologis oleh psikiater.
4. Pengadilan menerbitkan perintah kebiri kimia.


Efek Samping
Meningkatkan kecemasan, stres, depresi dan frustasi
Mudah lelah
Bulu badan berkurang
Memperbesar kelenjar payudara pada pria
Mengurangi massa otot
Meningkatkan berat badan
Mengurangi kerapatan tulang
Hipertensi
Migrain
Meningkatkan kadar gula darah
Memperkecil ukuran testis
Tak mampu ereksi
Mengurangi jumlah sel sperma


Negara yang Menerapkan Hukuman Kebiri

Amerika Serikat
(Negara bagian California, Florida, Georgia, Iowa, Louisiana, Montana, Oregon, Texas, dan Wisconsin)
Bentuk hukuman
Suntik (berlaku tahun 1997)

Jerman
Bentuk Hukuman
Bedah (sejak tahun 1969)

Denmark
Bentuk Hukuman
Bedah (1929), suntik (1973)

Norwegia
Bentuk Hukuman
Bedah (sejak 1977)

Ceko
Bentuk Hukuman
Bedah (1966)

Polandia
Bentuk Hukuman
Suntik (2009)

Finlandia
Bentuk Hukuman
Bedah (1970)

Swedia
Bentuk Hukuman
Bedah (1944)

Argentina
Bentuk Hukuman
Suntik (2010)

Moldova
Bentuk Hukuman
Suntik (2012)

Rusia
Bentuk Hukuman
Suntik (2011)

Korea Selatan
Bentuk Hukuman
Suntik (2011)


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template