Dua Jambret Nyaris Meregang Nyawa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dua Jambret Nyaris Meregang Nyawa

Dua Jambret Nyaris Meregang Nyawa

Written By Mang Raka on Jumat, 27 Mei 2016 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Dua pelaku jambret nyaris meregang nyawa setelah kepergok merampas dompet berisi uang, kartu ATM dan ponsel milik Siti Sofiah (30), warga Blok T Perumnas Telukjambe Timur, Kamis (26/5) siang. Beruntung petugas Polsek Telukjambe Timur lebih cepat tiba di lokasi, sehingga aksi amuk massa bisa diredam dan tersangka diamankan.

Siti, saat ditemui di kantor sekretariat pengelola wisata Kampung Budaya mengaku, aksi jambret yang menimpa dirinya terjadi sekitar pukul 16.05 Wib di Blok I Pasar Perumnas Telukjambe. Saat itu, Siti mengendarai sepeda motor Honda Beat T 2090 FP bersama Daffa (6) putranya menuju pasar Perumnas untuk belanja kebutuhan rumah tangga.
"Dompet memang saya letakkan di dalam keranjang motor yang ada di bawah stang. Tiba-tiba, salah seorang dari mereka mengambil dompet tersebut ketika saya mau berbelok dan berjalan pelan. Saat itu juga saya meneriaki mereka, tapi kurang mendapat respon dari warga sekitar," kata Siti menuturkan krononolis kejadian. Tersangka ketika itu mengendarai honda vario tanpa plat mengambil dompetnya secara tiba-tiba dan langsung melarikan diri.
Tidak rela dompetnya dirampas Siti lantas tancap gas mengejar pelaku sembari tetap berteriak 'maling, maling'. Kedua pelaku yang kabur mengendarai motornya usai mengambil dompetnya ternyata melarikan diri ke arah Kampung Budaya. "Untung larinya kesini (kampung budaya,red), kalau tidak, bisa lolos tuh orang," ungkap Siti kesal.
Saat itu teriakan Siti ternyata di dengar oleh Black (23) dan sejumlah pemuda yang kebetulan istirahat usai mengecek kondisi tamanan di areal Kampung Budaya langsung bergerak cepat dan berhasil mengadang pelaku. Ramadhan yang dikenal sebagai siswa salah satu SMK swasta di Karawang sempat berusaha kabur sambil membuang dompet rampasannya. Namun massa yang sudah emosi, langsung mengepung hingga akhirnya pasrah dijadikan bulan bulanan pemuda dan warga setempat. "Dia tadinya mau coba kabur tapi mentok. Klo polisi ga cepat datang, bisa mati tuh anak," kata Black.
Sementara Arif yang sebelumnya lolos dari kejaran warga, tidak menyangka akan bernasip sama dengan Ramadhan. Pasalnya, lanjut Black, Arif sempat terlihat jalan santai diatas lahan sawah yang baru saja dipanen."Makanya, setelah Ramdhan kami amankan, Arif pun kami kejar dan kami tangkap di depan SK karaoke," terang Black.
Kapolsek Telukjambe Timur, Kompol Winarsa belum berhasil dihubungi RAKA karena telepon selulernya sedang tidak aktif. Namun salah seorang petugas mengatakan, kedua pelaku sudah diamankan termasuk motor yang digunakan pelaku."Kedua pelaku sudah diamankan. Tapi belum diperiksa karena masih menunggu korban buat laporan," kata petugas. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template