Disdikpora Selidiki Dugaan Oknum PNS Mesum - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Disdikpora Selidiki Dugaan Oknum PNS Mesum

Disdikpora Selidiki Dugaan Oknum PNS Mesum

Written By Mang Raka on Selasa, 17 Mei 2016 | 16.00.00

- Sanksi Tegas Menanti

PURWAKARTA, RAKA – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) akan menyelediki dugaan pejabat dilingkungan mereka yang melakukan perbuatan asusila dengan salah seorang guru sekolah dasar neger (SDN) di Purwakarta.
Tak hanya itu, DPRD Kabupaten Purwakarta juga angkat bicara. Jika benar kejadian tersebut terjadi, dinilai telah mencoreng nama baik dunia pendidikan di Purwakarta. Pasalnya, selain melibatkan oknum guru, kejadian yang sempat membuat heboh wargas di sekitar komplek cluster berlokasi di Jalan Baru Maracang, Kecamatan Babakan Cikao, Sabtu (14/5) lalu ini juga diduga kuat melibatkan oknum pejabat struktural Disdikpora Purwakarta. “Apalagi, perbuatan tersebut diduga dilakukan oleh dua oknum yang notabene berkecimpung di dunia pendidikan, idealnya Disdikpora Purwakarta segera ambil tindakan,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta, Sutisna, Senin (16/5).
Jika kedua oknum ini terbukti telah melakukan tindakan yang ramai diberitakan media massa, maka yang bersangkutan dianggap telah melanggar PP No 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS. Peraturan tersebut mengisyaratkan bahwa selingkuh atau berzina termasuk kategori pelanggaran berat. Dengan sangsi penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, pemindahan jabatan setingkat lebih rendah, atau pemberhentian. “Selain itu yang bersangkutan juga melanggar PP No 45 Tahun 1990 Pasal 14 Tentang hidup bersama tanpa ikatan perkawinan yang sah,” jelas dia.
Saat dimintai tanggapannya, kepala Disdikpora Kabupaten Purwakarta, H. Rasmita mengaku, pihaknya terlebih dahulu akan memanggil yang bersangkutan dan memintai keterangan terkait kebenaran kabar yang telah ramai diperbincangankan baik dunia nyata maupun media sosial. Jika memang terbukti lanjut dia, ada sanksi yang akan dikenakan. “Kami akan panggil yang bersangkutan, jika terbukti ya pasti ada sanksi sesuai aturan. Aturan yang berlaku sekarang, ya itukan ada yang berkewenangan,” tulis Rasmita singkat. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template