Dengklok Krisis Mata Air - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dengklok Krisis Mata Air

Dengklok Krisis Mata Air

Written By Mang Raka on Jumat, 13 Mei 2016 | 13.30.00

-Harus Dibor Puluhan Meter

RENGASDENGKLOK, RAKA - Kurangnya pasokan air bersih terhadap warga yang bermukim sepanjang aliran irigasi dari Rengasdengklok hingga Pakisjaya memaksa warga sekitar menggunakan saluran irigasi untuk kebutuhan sehari-hari.
Ana Sopian (33) Warga Kertasari Kecamatan Dengklok mengemukakan bahwa setiap harin warga memang memakai air irigasi dari Kapekong, Cikangkung Rengasdengklok Utara dan bermuara di laut Pakisjaya. "Warga yang rumahnya di seberang irigasi itu biasa menggunakan air irigasi untuk keperluan sehari-hari," katanya kepada Radar Karawang Rabu (11/5).
Sebagian besar irigasi dipakai untuk keperluan Mandi Cuci Kakus (MCK). Sedangkan untuk kebutuhan minum mereka lebih memilih membeli air isi ulang. "Karena kebiasaan, jadi ya kita tidak terlalu memperhatikan kondisi tersebut," aku dia.
Krisi air juga melanda wilayah Tegal Asem. Warga di wilayah ini berkutat dengan masalah ketersediaan sumber air bersih. Kalau pun ada sumber air, mereka harus menggali hingga kedalaman tertentu dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit terutama untuk pemasangan pompa air. "Kalo di pinggir irigasi, bisa sampai 10 pipa," terangnya.
Meski rutin menggunakan air irigasi, sifat bakteri dari pengaruh air kotor tidak hilang sepenuhnya. Gatal ataupun penyakit kulit kerap mereka rasakan. Masalah lain siap menghadang ketika musim hujan tiba. Debit air di irigasi bisa meluap tiba-tiba tanpa pemberitahuan dan membahayan masyarakat yang tengah menggunakan air irigasi. "Harus ada penjaga pintu air tiap hari," pinta dia. (cr3)      

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template