Dedi Mulyadi Mau Adopsi Sistem Pesantren - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Dedi Mulyadi Mau Adopsi Sistem Pesantren

Dedi Mulyadi Mau Adopsi Sistem Pesantren

Written By Mang Raka on Kamis, 26 Mei 2016 | 16.00.00

- Solusi Jitu Atasi Masalah Pendidikan

PURWAKARTA, RAKA - Pemberitaan media massa yang menyebutkan bahwa terjadi tindakan kasar yang dilakukan oleh unsur pendidik terhadap peserta didik ternyata mendapat perhatian khusus dari Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
Saat ditemui diruang kerjanya Rabu (25/5) Dedi mengaku memiliki solusi atas persoalan yang dianggap mengganggu stabilitas dunia pendidikan Indonesia ini.
Solusi yang ditawarkan oleh Bupati Dedi yakni dengan cara mengadopsi sistem pendidikan pesantren. Dedi menilai pesantren telah sukses menanamkan budi pekerti kepada peserta didiknya dengan cara menerapkan metode aplikatif pembelajaran karakter bukan sekedar transformasi Ilmu Pengetahuan. "Seringkali kan kita menyalahkan peserta didik yang tidak bisa diatur. Problemnya berarti mentalitas dan karakter. Maka pola pendidikan yang diterapkan harus berbasis karakter budi pekerti bukan lagi melulu transformasi ilmu. Zaman dahulu kalau keras kepada anak didik tidak akan menjadi masalah. Lah hari ini urusannya bisa penjara," jelas dia.
Dedi menambahkan saat karakter menjadi acuan pembelajaran maka seluruh mata pelajaran yang diajarkan di sekolah di Kabupaten Purwakarta harus mengacu kepada variabel budi pekerti. Menurut dia peserta didik yang memiliki budi pekerti yang buruk sudah seharusnya tidak naik kelas. Hukuman tidak naik kelas ini pun harus dilakukan secara sistematis. "Misalnya saja setiap mata pelajaran nilai peserta didik dikurangi 2. Taruhlah dia dapat nilai Matematika 7. Nah, karena budi pekertinya jelek maka di rapot harus ditulis 5," ujarnya.
Dedi menekankan pola penilaian baru ini harus dilaksanakan secara konsisten di seluruh sekolah di Kabupaten Purwakarta. Tidak dibenarkan suatu saat ada protes dari orang tua siswa yang tidak terima nilai anaknya dikurangi. "Kalau masuk pesantren kan biasanya ditanya dulu kesanggupan mengikuti peraturan atau tidak. Maka saat masuk sekolah di Purwakarta semua pihak harus ditanya kesanggupan menerima pola baru ini," pungkasnya. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template