BPS Karawang Jangan Bikin Malu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BPS Karawang Jangan Bikin Malu

BPS Karawang Jangan Bikin Malu

Written By Mang Raka on Senin, 16 Mei 2016 | 16.30.00

-2,5 Ribu Petugas Sensus Belum Dibayar
-Tak Punya Uang Bisa Bikin Petugas Sensus Manipulasi Data

TEMPURAN, RAKA - Lambatnya penanganan honor 2,5 ribu petugas Sensus Ekonomi (SE) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) Karawang, mengundang reaksi Komisi D DPRD Karawang. Janji yang sudah disepakati justru ditabrak sendiro oleh instansi pengolah data negara ini.
Dikatakan Anggota DPRD Karawang, H Endang Sodikin, meskipun BPS ini domainnya di pemerintah pusat, namun nasib para petugas sensus ekonomi ini menyangkut warga Kabupaten Karawang. BPS saran Endang, jangan membuat malu petugas sensus yang sudah bekerja optimal merampungkan target sensus. Hak perampungan 20% harus segera dibayarkan Rp 400 ribu. Sedangkan yang sudah rampung 50% dibayar Rp 800 ribu juga harus segera direalisasikan tepat waktu.
Mereka tegas Endang, sudah bertugas menyensus data-data rumah penduduk dengan lelah dan mengeluarkan biaya transportasi lumayan. Untuk itu BPS tidak boleh melihat besar atau kecilnya angka, tapi wajib kosisten akan janjinya membayar hak petugas sensus ekonomi. "Kabupaten lain sudah pada cair sebelum tengah Mei. Kita dengar di Karawang belum sepeser pun, kasian petugas SE, walaupun vertikal tetap kita ingatkan," tandas dia.
Lebih jauh ia menambahkan, petugas SE dimintanya serius menggarap sensus sebaik-baiknya. Karena apa yang dihasilkan dari data ini akan jadi pegangan pemkab di eksekutif maupun legislatif.
Termasuk di dalamnya wilayah mana saja yang masuk zona potensi perdagangan, peternakan atau sentra pertanian. Sehingga ini akan menjadi barometer dari akurasi data BPS ini guna merumuskan kebijakan pemerintah. Makanya, ia berharap, petugas SE dan BPS harus sama-sama memastikan bahwa data yang diolahnya benar-benar valid dan bukan rekayasa.
Justru tambah Endang, ia khawatir, hak-hak petugas SE yang lama tidak direalisasikan BPS bisa membuat mental-mental pegawai pengolah data ini jadi manipulatif. Untuk itu semuanya tambah Endang harus berjalan beriringan. "Jangan sampai gara-gara hak petugas SE diperlambat BPS, data yang diperoleh berasal dari mental-mental manipulatif," kata dia. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. mohon maaf sebelumnya...ibu saya anggota petugas bps daerah depok..saya disini ingin melaporkan hal yg menurut saya tidak wajar barangkali tidak terjadi di bps lain..ibu saya dan ptugas lainnya banyak terjadi kesalahan menurut leader bps trsebut ..padahal jika diamati ibu saya dan yg lainnya sudah menyediakab data dan tulisannya dengan benar dan valid..tapi kami sllu di complain sama leader kami dengan alasan tulisannya blm bnar atau peta nya salaah..dan banyak lain sbagainya..dan gaji kami dipotong setengahnya ..tapi tetap kami dsrh memperbaiki nya..dengan sebaik baiknya..dan kami tlh perbaiki sampai slsai..tapi dia ttp memotong gaji kami...pertanyaan saya apakah bnar sanksi pemotongan gaji tersebut bnar adanya..dan apa hanya modus leader saja ?agar mendapat kruntungan lbh dari gji yg kmi trima trm ksh

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template