BPN Diminta Sosialisasi Tanah ke Cintawargi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BPN Diminta Sosialisasi Tanah ke Cintawargi

BPN Diminta Sosialisasi Tanah ke Cintawargi

Written By Mang Raka on Kamis, 19 Mei 2016 | 13.30.00

TEGALWARU, RAKA – Masyarakat di beberapa pelosok khususnya bagi warga yang pengetahuannya minim akan masalah perdata, saat ini dipusingkan dengan berbagai polemik perihal pertanahan. Mereka berharap Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pembenahan perihal administrasi pertahanan di wilayahnya, Rabu (18/5).

Jual beli tanah di wilayah Karawang Selatan sering menjadi permasalahan, bahkan berujung sengketa dan saling klaim bahwa kepemilikan tanah miliknyalah yang legal. Hal itu sering menjadi polemik, baik pihak pertama si pemilik tanah maupun pihak ke dua sebagai pembeli tanah. Sampai sekarang persoalan itu belum mendapatkan perhatian serius. Bahkan permasalahan yang sering datang pun kerap sekali pemerintahan baik desa maupun kecamatan tidak bisa berbuat banyak.
 Diutarakan Enjup (40) tokoh masyarakat setempat, perlu pemerintahan duduk bersama membahas tentang pertanahan dan diberikan pengetahuan tentang syarat sah jual beli tanah dan pemberlakuan yang diketahui oleh Negara dan di sah kan oleh Negara. Sementara saat ini polemik tentang saling klaim sering berujung ke pengadilan dan kadang sering menjadi rusuh oleh permasalahan tanah. “Haruslah sekali-kali pemerintah mendatangkan pihak yang paling berkompeten tentang legalisasi tanah dan informasi yang masyarakat bisa ketahui. Jangan sampai hanya aparatur desa saja yang tahu dan mengerti itu harus mengajak masyarakat secara luas agar mengetahui dengan jelas," paparnya.
Sementara Sukiryo (40) Warga Kampung Cikamunding, Desa Cintawargi menyampaikan, masyarakat awam sangat tidak tahu sekali dengan permasalahan tanah dan tata tertibnya. Sementara warga yang tidak tahu tersebut sering menjadi korban dari permasalahan itu. “Sudah menjadi tugas negara agar menyelenggarakan informasi yang transparan tentang administrasi tanah yang disesuaikan dengan undang-undang yang saat ini masyarakat miskin dan kurang informasi belum mengetahui secara jelas. Jadi jangan yang mengerti itu hanya orang –orang sekolah saja sementara masyarakat yang tua belum mengetahui perihal peraturan tanah," tukasnya.
Diutarakan Jumadi (35) warga Desa Cintalaksana, masyarakat awam sangat membutuhkan informasi yang jelas tentang masalah tanah. Saat ini sering sekali menjadi korban, bahkan di wilayah Kecamatan Tegalwaru. Jual beli tanah bahkan permasalahan administrasi kadang menjadi masalah yang ke dua, sehingga mudah sekali terjadinya penyerobotan dan penggandaan jual beli tanah. “Jual belinya cuma berdasarkan kwitansi saja. Kadang karena awam dan tidak mengerti administrasi maka warga yang kurang paham jual beli merasa kwitansi sudah kuat sebagai bukti transaksi," katanya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template