Bom Waktu Pengangguran Baru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Bom Waktu Pengangguran Baru

Bom Waktu Pengangguran Baru

Written By Mang Raka on Selasa, 10 Mei 2016 | 12.00.00

-Lowongan Kerja Terbatas, Kapasitas Kampus Minim

KARAWANG, RAKA - Pengumuman kelulusan siswa SLTA telah diumumkan oleh pihak sekolah Sabtu (7/5) dan Senin (9/5) kemarin. Euforia para siswa mulai dari corat coret, konvoi berkendara hingga tawuran yang berujung penangkapan sudah terjadi. Lalu, setelah lulus mau kemana?
Pertanyaan yang pasti terlontar dari mulut orangtua atau guru itu, harus dijawab. Mulai melanjutkan studi ke jenjang kuliah, bekerja, atau membuka usaha sendiri. Namun, berkaca dari lulusan SMA sederajat tahun lalu, semua pilihan itu tentu memiliki tantangan.
Mereka yang ingin merajut cita-cita masuk perguruan tinggi negeri misalnya. Tahun lalu mereka harus berebut kuota 245 ribu kursi di seluruh PTN di Indonesia. Sedangkan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) satu-satunya kampus negeri di Karawang, tahun lalu hanya menyediakan 2.500 kursi. Mereka yang tak sanggup berebut kursi PTN memang bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi swasta. Tahun lalu ada 1,1 juta pelajar yang diterima di seluruh PTS di Indonesia. Melihat jumlah tersebut, artinya tak semua lulusan SMA sederajat bisa melanjutkan studi ke PTS. Sebab, lulusan SMA sederajat tahun lalu berjumlah 2,79 juta orang. Ada berbagai alasan mengapa tak semua lulusan SMA sederajat memilih tak melanjutkan kuliah ke PTS. Biaya menjadi alasan utama mereka yang tak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Ziana (17) siswi SMAN 5 Karawang yang baru menikmati kelulusannya mengatakan, sudah melakukan persiapan agar bisa diterima PTN yang diidamkannya sejak dulu. “Rencananya mau diterusin kuliah di UNPAD mau ngambil jurusan psikolog,” ucapnya kepada Radar Karawang, Senin (9/5) kemarin.
Siswi lainnya, Nindi (17), memilih bekerja dulu sebelum kuliah. "Kalau aku sih niatnya pertama mau cari kerja dulu, terus kuliah deh, kuliah sambil kerja, biar bisa meringankan beban orangtua,” akunya.
Mereka yang tak kuliah memiliki pilihan utama bekerja. Namun, hal itu pun tak mudah. Berkaca pada tahun lalu, dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinasnakertrans) Kabupaten Karawang, Suroto, dari jumlah pelamar sekitar 25 ribuan orang, perusahaan yang ada di Karawang baru mampu merekrut sekitar 18 ribuan tenaga kerja. Artinya masih ada sekitar 7 ribu orang yang membutuhkan pekerjaan. Jika ditambah dengan angkatan kerja tahun ini yang diperkirakan sebanyak 23.623 orang, siap-siap saja berebut di pintu lowongan pekerjaan. "Jumlah pengangguran memang akan terus muncul setiap tahun. Selain memang daya tampung perusahaan terbatas, jumlah pencari kerja juga terus meningkat. Belum ditambah dari luar Karawang," tuturnya. (dri/yna)


Lulusan SLTA
23.623 orang
Kuota Lowongan Kerja
18.000 orang
Kursi PTN di Karawang
2.500

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template