BNNK Tangkap Joki Pemancingan Ikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BNNK Tangkap Joki Pemancingan Ikan

BNNK Tangkap Joki Pemancingan Ikan

Written By Mang Raka on Rabu, 18 Mei 2016 | 17.58.00

KARAWANG, RAKA - Petugas Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) meringkus Andri (29) warga Kampung Kepuh, Karawang Barat karena diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu. Dari lelaki yang sehari-harinya sebagai joki pemancingan itu, petugas menemukan barang bukti brupa sabu sebanyak 12 paket seberat 7 gram.

Kepala BNNK Karawang, AKBP M. Julian mengatakan, penangkapan pelaku yang merupakan warga Kampung Jatirasa Barat, Karangpawitan, Karawang Barat, itu hasil dari penyelidikan anggotanya di lapangan, yang sebelumnya menerima laporan dari masyarakat bahwa ada seorang pria yang diketahui sering bertransaksi narkoba jenis sabu di wilayah tempat tinggalnya.
Dari laporan itulah petugas langsung menyelidiki keberadaan pria tersebut selama beberapa hari hingga akhirnya pelaku dapat di tangkap setelah di pancing petugas yang menyamar menjadi pembeli. "Pelaku kami tangkap setelah kami pura-pura menjadi pembeli, dan janjian di salah satu tempat di wilayah Kamapung Kepuh Belakang Lapangan Karang Pawitan tempatnya di sebuah pemancingan," kata Julian kepada wartawan, di Kantor BNNK Karawang, Selasa (17/5).
Dikatakan Julian, saat dilakukan penangkapan dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan satu paket sabu, sementara itu setelah dilakukan pemeriksaan dan dimintai barang bukti lainnya kepada pelaku, akhirnya petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti lainnya yakni sebanyak 12 paket sabu yang disembunyikan pelaku di dekat tempat pemancingan. "Awalnya hanya satu paket sabu yang kami temukan dari tangan pelaku, tapi setelah kami periksa kami kembali temukan sejumlah barang bukti lainnya yaitu seberat 7 gram sabu siap edar yang sudah di paket," ungkapnya.
Berdasarkan pemeriksaan petugas BNNK, diketahui jika pelaku merupakan pengedar narkoba dari jaringan Karawang yang dikendalikan oleh seorang narapidana di lapas Cirebon. "Pelaku dapat barang haram tersebut dari seorang nmarapidana di lapas Karawang. Jelasnya pelaku dikendalikan oleh temannya (napi) di lapas Cirebon," terang Julian.
Sementara itu dalam wawancara dengan wartawan,  Andri mengakui bahwa ia telah biasa bertransaksi dengan pembelinya melalui telpon. Sedangkan barang haram tersebut diambil di wilayah Subang. "Biasanya saya ngambil barang di titipkan dari teman saya yang ada disubang tepatnya dekat terminal di subang atas suruhan bos saya yang ada di lapas Cirebon," ujar pelaku.
Dalam menjalankan bisnis haramnya,  Andri mengaku menunggu perintah dari temannya yang menjadi narapidana di lapas Cirebon. Ia mendapat untung Rp 150- 250 ribu  setiap menjual satu paket. Sabu yang dijual biasanya paketan yang harganya mencapai Rp 1,3 juta per G (gram), dan sabu yang dalam paketan hemat di jual Rp 450 ribu. Kasus Andri kini masih dikembangkan petugas karena kuat dugaan jika pelaku tersebut merupakan jaringan pengedar narkoba yang biasa mengedarkannya di wilayah Kabupaten Karawang,"Kami masih periksa kembali pelakunya dan kasusnya juga akan kami kembangkan agar para pelaku lainnya dapat kami tangkap," jelasnya.
Pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo 111 ayat (2) Jo 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2019 tentang narkoba dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template