Bertahan di Tengah Gilasan Roda Kemajuan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bertahan di Tengah Gilasan Roda Kemajuan

Bertahan di Tengah Gilasan Roda Kemajuan

Written By Mang Raka on Selasa, 24 Mei 2016 | 17.43.00

Dari 50 Tersisa Hanya 10 Angkutan Delman

PLERED,RAKA - Faktor teknologi ternyata sangat berpengaruh terhadap jasa angkutan delman yang ada di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Saat ini, profesi tersebut mulai ditinggalkan dan para kusir mencari pekerjaan lain yang lebih menjanjikan.
Padahal, delman adalah salah satu transportasi umum utama yang paling sering digunakan masyarakat, bukan hanya warga Kecamatan Plered saja, namun juga digunakan  warga Tegalwaru sampai Darangdan. Saat ini, angkutan umum dengan memakai jasa hewan kuda yang masih aktif beroperasi hanya berjumlah 10 saja. Diduga, minimnya pendapatan membuat para kusir beralih profesi.
Wirid (47), salah seorang kusir delman Pasar Plered mengatakan, dalam satu hari dia mengaku hanya mendapatakan uang Rp 30 ribu. Selain kurangnya minat penumpang, dia juga mematok tarif dengan harga yang relatif murah. Untuk sekali antar saja, penumpang membayar sekitar Rp 2000-5000, tergantung jauh dekatnya jarak yang ditempuh. "Kalau dulu sekitar tahun 1995 delman yang kesehariannya manggkal di Pasar Plered ini berjumlah 50, namun saat ini hanya bertahan 10 delman saja," ujar Wirid, kepada Radar Karawang Senin (23/5).
Pria yang sudah puluhan tahun menekuni usaha ini mengatakan, para kusir delman beralih profesi akibat penghasilan semakin berkurang tiap harinya, karena banyak saingan dengan kendaraan lain seperti ojek dan angkutan umum yang semakin bertambah. Padahal menurutnya, delman ini adalah alat transportasi ramah lingkungan yang sudah menjadi ikon di Kecamatan Plered sejak tahun 1990. "Perkembangan zaman yang semakin maju seperti sekarang ini, memang tidak bisa di hindari oleh kita, dan kita tidak bisa menyalahkan siapapun itu kembali lagi kepada masyarakat,"jelasnya.
Untuk mendapatkan uang tambahan, bapak empat anak ini biasanya membuka jasa sewa dan antar para turis lokal untuk berkeliling ke tempat-tempat wisata. "Paling dipakai antar anak-anak wisata keliling kaya kemarin ke Cirata tetapi itu hanya sesekali saja," ujarnya.
Terlepas dari itu, Wirid berharap, pemerintah dapat memberikan solusi, agar delman jangan sampai hilang khususnya di Kecamatan Plered. "Pemerintah juga harus memperhatikan komunitas delman ini dan tolong carikan kami solusi, agar para penarik delman tetap ada dan juga bisa bertahan hidup," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template