Berkas Pilkades Ulang Dibahas di Rapim - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Berkas Pilkades Ulang Dibahas di Rapim

Berkas Pilkades Ulang Dibahas di Rapim

Written By Mang Raka on Jumat, 20 Mei 2016 | 18.23.00

KARAWANG, RAKA - Terus dipingpong. Nasib putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menyebutkan Pemkab Karawang harus menggelar pilkades ulang di Desa Sumurgede Kecamatan Cilamaya Kulon, Bengle Kecamatan Majalaya dan Situdam Kecamatan Jatisari.
Berbagai alasan dijadikan dalih macetnya eksekusi yang sudah diperintahkan Mahkamah Agung. Terakhir, Sekretariat DPRD (sekwan) menyebut rekomendasi hasil hearing antara pihak 3 desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) dan Kabag Hukum nyangkut serta belum lengkap. Padahal sisa jabatan kades terpilih versi SK tahun 2012 itu tak kurang dari dua tahun lagi.
Ketua Komisi A DPRD Karawang, Teddy Luthfiana mengatakan, pihaknya sudah melaporkan hasil hearing perwakilan tiga desa bersama BPMPD, Asda dan Kabag Hukum. Hasilnya, sudah tidak ada celah untuk menghambat pilkades ulang. Dan pemkab harus segera mengeksekusi perintah PTUN yang upaya hukumnya berupa kasasi dan peninjauan kembali (PK) juga ditolak MA.
"Alasan pihak sekretariat itu ya teknis saja. Katanya berkas-berkas lampirannya baru lengkap. Itu yang kami terima alasan pihak sekretariat," ujarnya kepada Radar Karawang, Kamis (19/5) kemarin.
Senada dikatakan anggota Komisi A DPRD Karawang, Asep Saefudin Zukhri, ia menilai tidak ada istilah rekomendasi nyangkut. Yang jelas, hasil dengar pendapat Komisi A dengan BPMPD, Kabag Hukum dan forum BPD Karawang disampaikan oleh Komisi A kepada ketua DPRD. Selanjutnya, itu kewenangan ketua DPRD merekomendasikan surat dari Komisi A kepada bupati, agar segera menindaklanjuti hasil putusan PTUN yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. "Komisi A mah ngan nyieun surat (hanya bikin surat) hasil dengar pendapat disampaikan ke ketua DPRD saja. Setelahnya ya kewenangan ketua DPRD meneruskannya," ungkapnya.
Sekretaris DPRD Karawang, Agus Mulyana mengatakan, berkas yang dikabarkan masih mengendap di sekwan, diakuinya sudah masuk dalam rapat pimpinan. "Parantos di rapim (sudah di rapat pimpinan) keun pak," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template