Belum Semua Gubuk Hiburan di Jalan Lingkar Dibongkar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Belum Semua Gubuk Hiburan di Jalan Lingkar Dibongkar

Belum Semua Gubuk Hiburan di Jalan Lingkar Dibongkar

Written By Mang Raka on Jumat, 20 Mei 2016 | 18.23.00

KARAWANG, RAKA - Bangunan liar di jalan lingkar Tanjungpura-Klari akhirnya dibongkar Satpol PP, Kamis (19/5) kemarin. Satu per satu gubuk berbahan triplek yang sudah berdiri sejak 2009, itu dihancurkan alat berat.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang, tidak semua bangunan liar itu diratakan dengan tanah. Masih terlihat beberapa tempat hiburan malam mirip gubuk berdiri kokoh. Kepala Bidang Trantibum Satpol PP, Basuki Rachmat beralasan, tempat hiburan malam itu tidak berada di bahu jalan. "Untuk penertiban khusus tempat hiburan, kita lakukan penertiban berikutnya dalam operasi penyakit masyarakat," kata Basuki, Kamis (19/5).
Kepala Satpol PP Widjojo GS mengatakan, penertiban yang dilakukan tidak pandang bulu. Termasuk bangunan permanen yang ada di lahan pemerintah. "Kita sudah edarkan surat (peringatan) sebelumnya. Namun karena tidak dibongkar sendiri, ya kita bongkar dengan alat berat," kata mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tersebut kepada Radar Karawang.
Wakil Bupati Ahmad Zamakhsyari mengatakan, bangunan liar yang ada di jalan baru memang ilegal dan harus dibongkar. Kedepan bukan berarti mereka tidak boleh mendirikan bangunan untuk usaha, tapi regulasinya ada di tangan Pemerintah Kabupaten Karawang. "Kita sedang meminta izin untuk lahan PU, bisa dijadikan lahan usaha dengan pengendali pemerintah," katanya.
Menurut Jimmy, dari setiap aksi pembongkaran bangunan liar yang dihuni PKL atau usaha lainnya, pemerintah tetap memberikan solusi. Meski bukan warga Karawang kebanyakan yang berjualan di bahu jalan. "Tapi kita tetap akan tampung mereka," ujarnya.
Ia melanjutkan, penataan kota wajib sifatnya. Sesuai visi misi pemerintah saat ini, menata kota membangun desa. Tahun 2016 ini penataan kota harus selesai, dilanjutkan tahun 2017 untuk menata Rengasdengklok, Klari dan Cikampek. "Kalau tidak sekarang ditata, mau jadi apa tiga atau lima tahun lagi Karawang. Terutama Rengasdengklok, Klari dan Cikampek yang kondisinya semerawut," jelas Jimmy.
Ketua Komisi C, Elievia Khrissiana, menyambut baik langkah yang dilakukan Cellica-Jimmy. "Kita dukung pemerintah yang melakukan penataan kota. Kita ingin memiliki kota seperti di Purwakarta yang nyaman, aman dan indah," katanya.(dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template