Banyak Pengembang Perumahan Nakal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Banyak Pengembang Perumahan Nakal

Banyak Pengembang Perumahan Nakal

Written By Mang Raka on Senin, 09 Mei 2016 | 17.00.00

-Fasilitas Umum Dibiarkan Rusak di Cikampek

CIKAMPEK, RAKA - Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu (BPMPT) diminta memperketat perizinan terhadap para pengembang perumahan. Pasalnya banyak perumahan yang ditinggal pengembang dengan tanpa terlebih dahulu menyerahkan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) ke Pemerintah Kabupaten Karawang.
Ketua Apdesi pertama, Yusuf Nurwenda mengatakan, dampak dari tidak bertanggung jawabnya pengembang perumahan, menjadikan permasalahan sosial di tengah masyarakat. Karena dengan perumahan yang tidak diserahkan fasos-fasumnya ke pemda, membuat lingkungan perumahan tersebut tidak bisa dibangun dengan anggaran pemerintah. "Jalannya banyak yang rusak. Meski minta untuk dibangun tetap saja tidak bisa. Karena itu masih kewajiban pengembang," ujar Uus, sapaan akrab Yusuf Nurwenda.
Belum lagi, tambah Uus, tidak disediakannya lahan atau tempat pemakaman umum (TPU) menambah persoalan. Karena warga perumahan harus dimakamkan di tempat pemakaman umum warga pribumi. Dia mengkhawatirkan jika kondisi itu tetap terjadi, akan terjadi konflik horizontal antara warga pedesaan dengan warga yang tinggal di perumahan. Belum lagi, jarangnya sosialisasi dengan warga sekitar akibat kesibukan para penghuni perumahan, membuat adanya jarak antar kedua kelompok masyarakat. "Saat mengeluarkan izin. Pemda harus benar-benar detail. Mulai dari dokumen persyaratan. Sampai permodalan yang dimiliki. Sehingga saat perumahan selesai bisa langsung diserahkan fasos-fasumnya ke pemda," jelasnya.
Lain dari itu, dia juga mendesak kepada anggota DPRD Kabupaten Karawang, untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Terutama dalam hal fungsi kontroling yang dimiliki anggota dewan. Lakukan sidak ke OPD-OPD, awasi secara detail dan ketat bagaimana pelaksanaan anggaran yang sudah dialokasikan. "Anggota dewan juga harus jemput bola. Jangan nunggu ada laporan saja. Karena yang namanya dewan memiliki fungsi controling," tegasnya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Cikampek, Sakirno, pemda harus bisa melihat pembangunan jangka panjang. Jangan sampai kecolongan, atau bahkan bisa diatur oleh pihak swasta terutama para pengusaha. Terlebih kalau sampai melakukan kesepakatan yang tidak sesuai prosedural.
"Kalau saya curiga, ada oknum yang bermain terkait perizinan. Sehingga ujung-ujungnya banyak pengembang perumahan yang bermasalah, karena tidak sesuai prosedural," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template