Balita Cipurwasari Rawan Gizi Buruk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Balita Cipurwasari Rawan Gizi Buruk

Balita Cipurwasari Rawan Gizi Buruk

Written By Mang Raka on Jumat, 27 Mei 2016 | 15.30.00

TEGALWARU,RAKA - Wilayah pedesaan di ujung selatan Karawang rawan gizi buruk. Hal itu berpotensi, selain dipicu masalah ekonomi juga masih rendahnya pengetahuan warga disana tentang makanan bergizi.

Seperti diakui warga Kampung Lampung, Desa Cipurwasari, Afifah (26), kemarin. Karena permasalahan ekonomi hingga warga sulit memberikan gizi unggulan bagi balita mereka, maka warga pun memberikan makanan seadanya. Memang tidak semua akan tetapi hal tersebut yang dirasakan bagi warga kurang mampu yang ada di pelosok Ujung Karawang selatan. Bahkan makanan biasa itu warga tidak mengetahui secara jelas vitamin dan gizi apa yang tergantung juga bahaya apa yang tidak boleh di konsumsi oleh usia - usia tertentu.
Afifah (26) sendiri memberi makanan anaknya sesuai dengan kondisi fisik anak saja, yang penting kenyang dan anak tidak rewel maka sudah dianggap memenuhi stadar yang dirinya ketahui. "Masalah gizi saya belum mengerti yang jelas anak saya terlihat makan banyak dan lahap pun saya anggap sudah memenuhi taraf kesehatan anak yang cukup memadai. Hingga kini kalau ada sayur ya di makan  kalau hanya ada makanan biasa  dikasih juga kalau gizi yang penting sehat saja," ungkapnya.
Begitu pun Hasanah (30),  dirinya saat ini memang mendapatkan informasi berkenaan perihal gizi dari para kader pos yandu sendiri, namun pola hidup yang sehat sudah dilaksanakannya dan masalah ekonomi pun menjadi kendala baginya. "Pengennya sih setiap hari bisa memberikan makanan bergizi tapi kan kembali lagi ke pendapatan suami. Sedangkan suami hanya buruh serabutan dan saat ini semampu dirinya mensiasati pendapatan suami dengan memberi sedikit ekstra tambahan makanan dari jerih payah suami, namun yang bersyukurnya kami masih bisa makan pun sudah alhamdulilah," tukasnya.
Sementara, kader posyandu dari Kampung Pasir Pining, Desa Cipurwasari, Dita memaparkan, masalah gizi bagi balita di wilayah tersebut sejauh ini masih dalam kondisi yang masih aman-aman saja. Kendati demikian warga pun di topang oleh makanan sayur mayur yang ada di halaman rumah mereka pun bisa di jadikan penyeimbang, serta gizi yang baik adalah ketika makanan itu mempunyai vitamin yang baik dari sayur mayur dan lauk pauk. Namun saat ini masih ada anak-anak yang belum tercukupi dengan baik gizi memadai di dalam pertumbuhannya.
"Untuk hidup sehat memang di butuhkan kemauan maka saya anggap sejauh ini warga mampu memberikan yang terbaik bagi perkembangan hidup dan kesehatan anak balita nya. Nilai kecukupan gizi yang baik saat orang tuanya bisa memberikan makanan sayur mayur pun cukup merepresentasikan itu semua, tapi tidak semua bisa di jalankan dengan baik. Ada pula warga yang masih kesulitan maka dianggap sudah tercukupi ketika mereka bisa makan dalam satu hari 3 kali pun sudah merupakan hal yang biasa. Nilai gizi tergantung kenyang dan tidak nya saja," tutupnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template