Aset Ade Swara Dilelang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Aset Ade Swara Dilelang

Aset Ade Swara Dilelang

Written By Mang Raka on Kamis, 12 Mei 2016 | 12.00.00

-Sawah 6,4 Hektare, Tanah 200 Meter

CILAMAYA WETAN, RAKA - Patok-patok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berdiri tegak di beberapa lahan sawah, dan tanah darat milik mantan Bupati Karawang Ade Swara.
Masa persidangan yang sudah inkrah, membuat aset yang disita 2 tahun terakhir oleh lembaga antirasuah dikabarkan segera dilelang.
Itu diketahui setelah sejumlah kepala desa dan pejabat sementara (Pjs) yang beberapa wilayahnya terdapat tanah sitaan KPK, didatangi lembaga itu tiga minggu ke belakang dan mengabari bahwa harta yang dirampas negara tersebut segera dilelang.
Kades Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Aruji Atmaja misalnya, kepada Radar Karawang mengaku sudah didatangi beberapa orang dari KPK. Meski belum diberikan surat resmi, namun KPK mengabarkan bahwa proses hukum Ade Swara-Nurlatifah yang kini mendekam di Lapas Sukamiskin Bandung sudah inkrah. Sehingga harta-harta atau aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) akan segera dilelang.
Adapun lahan sitaan KPK yang berada di desanya adalah sawah seluas 1,8 hektare dan tanah darat 200 meter. Dirinya tidak tahu apakah KPK akan mengundang beberapa pihak saat proses lelang, atau KPK sendiri yang menawarkannya. Andai saja pemerintah desa memiliki uang banyak, lahan-lahan itu ingin dibelinya. Karena selama tetap digarap orang-orang di lingkungan keluarga Ade Swara. "Setidaknya siapapun yang membeli lahan hasil lelang, saya bisa bernafas lega. Soalnya status kepemilikannya lebih terarah dan rapi," ungkapnya, Rabu (11/5) kemarin.
Senada dikatakan mantan Pjs Kades Pasirukem, Kecamatan Cilamaya Kulon, Heri Setiawan. Kabarnya sawah yang disita di Pasirukem sekitar 1,6 hektaran itu mau segera dilelang, hanya saja sampai sejauh ini aset milik Nurlatifah atas nama keluarganya Ali Hamidi, itu masih digarap yang bersangkutan beberapa musim terakhir. Kemungkinan tambah Heri, jika sampai lelang dilakukan, KPK bakal mematok harga sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), bukan harga pasar. "Saya didatangi KPK karena saat disita saya masih menjabat Pjs kades," ungkapnya.
Kades Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Ata Sutisna Jilun, mengatakan, petugas KPK juga mendatangi desanya sekitar 25 hari yang lalu. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari perangkat desa, KPK meminta pemerintah desa tetap menjaga plang sitaan KPK yang ada di Pancakarya, seluas lebih dari 1 hektare. Karena dalam waktu dekat, lembaga pimpinan Agus Raharjo itu bakal segera melelang aset Ade Swara, yang diatasnamakan orang lain. "Betul ada KPK, tapi saya tidak bertemu karena sedang di Karawang. Datangnya juga mendadak tanpa kabar," ungkapnya.
Berbeda dengan Kades Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kasman Ebod, meski di desanya ada sawah milik Ade Swara yang disita KPK di Dusun Kalen Kalong lebih dari 2 hektare, namun dirinya justru belum mendengar dan tidak mengetahui sawah tersebut akan dilelang KPK. "Belum kang, gak ada KPK ke sini mah. Kapan dilelangnya? Ada yang mau beli kang?" ungkapnya. (rud)

Aset Ade Swara-Nurlatifah
Kecamatan Cilamaya Wetan
Desa Tegalwaru
Sawah 1,8 hektare
Tanah 200 meter

Kecamatan Cilamaya Kulon
Desa Pasirukem
Sawah 1,6 hektare

Kecamatan Tempuran
Desa Pancakarya
Sawah 1 hektare

Desa Sumberjaya
Sawah 2 hektare
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template