Arya Si Bocah Raksasa Ternyata Pernah Kerempeng - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Arya Si Bocah Raksasa Ternyata Pernah Kerempeng

Arya Si Bocah Raksasa Ternyata Pernah Kerempeng

Written By Mang Raka on Sabtu, 28 Mei 2016 | 12.30.00

Berharap Sembuh, Kangen Main Bola Lagi

"Dede ingin kembali sekolah. Ingin bermain bola sama teman-teman lagi dan mancing di sungai."
Itulah keinginan Arya Permana (10), bocah pengidap obesitas parah dari Kampung Pasir Pining, Desa Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru, saat dikunjungi Radar Karawang, kemarin.
Kebahagiannya seolah direnggut seiring bobot badannya yang bertambah berat. Hiburan yang bisa membuatnya sedikit melupakan kerinduannya akan teman sebaya, hanya ukulele, permainan di handphone serta tontonan televisi. Selebihnya hanya termangu sendiri. Tanpa teman.
Padahal anak bungsu dari pasangan Ade somantri (44) dan Rokayah (35) itu termasuk anak pandai. Dua tahun berturut-turut selalu juara kelas. Tapi di tahun ketiga sekolah dasar, langkahnya untuk menjadi yang terbaik kandas. Ia tidak mampu pergi ke sekolah. Arya terlalu lelah dengan bobot tubuhnya yang terlampau berat bagi anak seusianya.
Menurut paman Arya, H Bandi (54), berat badan keponakannya dulu tidak sebesar sekarang. Bahkan sempat diberi vitamin karena bobot badannya terlalu kecil dan tidak bertambah. "Makannya biasa seperti orang lain. Tiga kali sehari," ungkapnya.

Saat umur lima tahun, kata Bandi, tubuh Arya mulai berubah. Menginjak kelas satu SD, badannya terus membesar dan terlihat mencolok dibanding anak-anak seusianya. "Saat tubuhnya mulai membesar, dibawa ke dokter di Karawang. Dan hasilnya baik-baik saja," paparnya.
Rokayah (35) mengatakan saat kelas 2 SD tubuh anaknya lebih besar lagi. Akhirnya ia bersama suami memutuskan kembali memeriksakan anaknya ke dokter. "Waktu itu yang memeriksa dokter Asikin. Dan hasilnya Arya dikatakan baik-baik saja," tuturnya.
Pola makan Arya kata Rokayah juga seperti anak-anak yang lain. Sehari makan dua kali, terkadang tiga kali. "Arya jarang jajan," ungkapnya.
Kini yang bisa dilakukan oleh Rokayah hanya berdoa. Dan berharap anaknya bisa seperti anak-anak lain. Bisa sekolah dan bermain seperti biasa. (yfn)


Berbagi Artikel :

4 komentar:

  1. semoga segera dapat bantuan untuk berobat. saya ingat di luar negeri juga ada perempuan dengan berat yang parah hampir satu tempat tidur, tapi bisa sembuh karena terus berobat. Ayo sembuh ya arya :)

    BalasHapus
  2. mengubah pola makan dengan makanan sehat kaya serat, semangat menyehatkan kembali diri dek arya, kami senantiasa berdoa untukmu 😉

    BalasHapus
  3. jangan diem dirumah aja.....ini anak udh sakit obesitas biasanya emak bapaknya pasrah aja.anaknya suruh olahraga pake jas ujan di musim panas.insya allah deh

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template