Akurasi Sensus Ekonomi Diragukan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Akurasi Sensus Ekonomi Diragukan

Akurasi Sensus Ekonomi Diragukan

Written By Mang Raka on Senin, 09 Mei 2016 | 11.30.00

-Bayar Aparat Desa, Banyak Oknum Pencacah Tidak Turun ke Lapangan

KARAWANG, RAKA - Baru bekerja sepekan semangat petugas sensus ekonomi mulai loyo. Bukan hanya membuat data fiktif karena tidak mendatangi langsung warga wajib sensus, tapi juga membayar perangkat desa untuk menjalankan tugas mereka.
Di Kecamatan Jayakerta misalnya, masyarakat mengeluhkan petugas sensus yang tidak menanyai mereka. Padahal stiker Sensus Ekonomi 2016 sudah ditempel di kaca rumah warga. "Saya tidak tahu siapa yang melakukan sensus ekonomi, tapi tiba-tiba ada stiker kalau rumah saya sudah disensus ekonomi," ungkap warga yang takut namanya ditulis kepada Radar Karawang, Minggu (8/5) kemarin.
Ia melanjutkan, seharusnya petugas sensus tidak asal-asalan saat bekerja. Karena keberadaan mereka diperlukan pemerintah agar mengetahui data ekonomi masyarakat. Jika seperti ini, keberadaan petugas sensus ekonomi tidak bermanfaat dan hanya memboroskan anggaran pemerintah. "Ini tidak tahu apakah salah dari petugas, apa perekrut petugas (Badan Pusat Statistik Karawang) yang salah memilih orang," keluhnya.
Sumber lain mengatakan, petugas sensus di wilayahnya justru menggunakan perangkat desa untuk membantu pekerjaannya. "Ada petugas yang mempekerjakan perangkat desa untuk membantu dengan upah Rp 250 ribuan," ungkapnya.
Petugas sensus ekonomi di Kecamatan Jayakerta, Hengki Supena mengatakan, petugas harus terjun langsung mendatangi masyarakat dan memasukan data sesuai petunjuk yang ada. Bahkan jika pemilik rumah tidak ada, petugas wajib kembali pada waktu lain. Hal ini dilakukan agar petugas sensus mendapatkan data objektif dari pemilik rumah yang menjadi sasaran pendataan sensus ekonomi. "Kita harus menanyakan salah satunya ada usaha atau tidak, lalu dimasukan pada lembar L1 jika ada usaha dan lembar L2 jika tidak ada. Karena tujuan sensus ekonomi ini untuk mengetahui data masyarakat yang ada di setiap wilayah," jelasnya.
Pejabat BPS Karawang, Candra Bayu Adi mengatakan, jika ada petugas sensus ekonomi yang tidak terjun langsung, pihaknya akan memanggil dan memberikan teguran. "Kita akan data petugas di wilayah untuk menjankan tugasnya sesuai aturan yang sudah disepakati," kata Candra.
Terkait sanksi, Candra yang membawahi delapan desa di Kecamatan Jayakerta tidak menjawab secara jelas. Namun dirinya berjanji akan menindaklanjuti temuan yang ada di wilayahnya tersebut. "Kita juga perlu masukan warga untuk mengawasi petugas sensus ekonomi di setiap wilayah atau desa," katanya. (dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template