Ada Aroma Korupsi Rp 8 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ada Aroma Korupsi Rp 8 Miliar

Ada Aroma Korupsi Rp 8 Miliar

Written By Mang Raka on Selasa, 03 Mei 2016 | 12.00.00

- PNS Purwakarta Ramai-ramai Kembalikan THR 2015

PURWAKARTA, RAKA - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei di Kabupaten Purwakarta, justru menjadi pil pahit bagi para guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Purwakarta. PNS di Kabupaten Purwakarta dikabarkan harus mengembalikan uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang pernah diberikan Pemda Kabupaten Purwakarta Tahun 2015 lalu karena terindikasi berbau korupsi berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dari informasi yang diperoleh, pengembalian uang tunjangan jelang hari Raya Idul Fitri tahun 2015 ini dilakukan, diduga lantaran adanya temuan di Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Kabupaten Purwakarta tahun 2015. Tak hanya PNS yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), PNS struktural lainya di Kabupaten Purwakarta juga mesti mengembalikan uang tunjangan tersebut. Bahkan, dikabarkan uang tunjangan bagi para PNS di Kabupaten Purwakarta tersebut senilai Rp 8 miliar. "Ia, ini saya harus mengembalikan THR waktu lebaran, katanya harus Rp 800 ribu," kata salah satu guru PNS di Nagri Kaler, yang namanya tidak mau dikorankan, Senin (2/5).
Terpisah, Kepala Disdikpora Kabupaten Purwakarta, Rasmita, membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, PNS di Kabupaten Purwakarta, termasuk PNS tenaga pengajar memang mendapatkan tunjangan menjelang lebaran. Namun belakangan, tunjangan tersebut dinilai BPK telah menyalahi ketentuan. Alhasil, para PNS harus mengembalikan uang tunjangan tersebut. "Jika dihitung, untuk PNS di Disdikpora jumlah pengembaliannya sekitar Rp 4 miliar," kata Rasmita, saat ditemui di kantornya.
Pihaknya mengaku tidak mengetahui secara mendasar terkait masalah tersebut. Yang jelas, kata dia, ketentuan BPK harus dijalankan sesuai dengan ketetapan yang berlaku.
"Mungkin niat Pak Bupati bagus, tapi ternyata malah jadi seperti ini. Ya mau gimana lagi," ujar dia.
Sementara, Ketua DPRD Purwakarta, Sarif Hidayat mengatakan, pihaknya tidak mengetahui permasalahan pengembalian uang THR yang diberikan pada PNS Purwakarta pada hari raya tahun lalu tersebut. "Itu domainnya eksekutif, sampai hari ini, kita belum menerima LHP BPK yang ramai diperbincangkan, silahkan dikonfirmasi pada pihak terkait," kata Sarif.
Menurut politisi golkar ini mengatakan, bahwa dalam konteks payung hukum, DPRD Purwakarta belum pernah membuat aturan Peraturan Daerah (Perda) yang berkaitan dengan THR untuk para PNS yang ada di Kabupaten Purwakarta. "Kita bicara normatif saja, segala sesuatu yang berkaitan dengan kebijakan publik, idealnya harus dibicarakan dulu dengan legislatif," ujarnya. (awk)


Sekilas pemberian THR tahun 2015
- Jumlah PNS yang diberi THR sekitar  10 ribu
- Jumlah uang yang digelontorkan mencapai Rp 8 miliar
- PNS diminta mengembalikan masing-masing Rp 800 ribu
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template