Ada Apa Dengan Pasar Cikampek 1 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ada Apa Dengan Pasar Cikampek 1

Ada Apa Dengan Pasar Cikampek 1

Written By Mang Raka on Senin, 16 Mei 2016 | 12.00.00

-Retribusi Rp 1 M, Fasilitas Amburadul

CIKAMPEK, RAKA - Entah apa yang terjadi dengan Pasar Cikampek 1. Dari mulai perombakan menjadi pasar semi modern hingga kini sudah beralih tangan pengelolaannya, tidak pernah jauh dari masalah.
Tokoh pedagang Pasar Cikampek 1, Abah Sapnan, menilai pemerintah daerah tidak peduli dengan kondisi Pasar Cikampek 1. Pasalnya, sudah bertahun-tahun kondisi pasar dibiarkan tidak jelas, bahkan termasuk setelah dilakukan penyerahan pengelolaan kepada PT Celebes Natural Propertindo. "Setelah diserahterimakan, terus Pemda Karawang kemana? Pasar ditinggal begitu saja. Sementara kondisi pasar semakin membingungkan pedagang," ujar Sapnan kepada Radar Karawang, Minggu (15/5).
Dia menyampaikan, seharusnya saat terjadi kekacauan di tengah masyarakat. Pemerintah bisa hadir untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sama halnya seperti permasalahan yang ada di Pasar Cikampek 1, yang sampai saat ini tidak kunjung usai. Proses penyerahan pengelolaan dari pemda ke PT Celebes yang dilakukan pada tanggal 8 Maret 2016 lalu, semua yang hadir ikut menjadi saksi bahwa pengelola baru hadir untuk mencari solusi, hadir untuk menuntaskan permasalahan.
Bahkan yang pertama kali dijanjikan adalah terkait penataan infrastruktur atau sarana dan prasarana pasar, yang akan dikembalikan sesuai site plan. Tetapi pada kenyataannya sudah sudah 2 bulan berjalan, tidak ada perubahan yang signifikan. Kondisi pasar masih tetap kumuh bahkan drainase rusak. "Lihat saja drainase di belakang pasar. Itu sudah rusak. Airnya mengalir ke jalan, warna airnya hitam dan bau. Masa dibiarkan begitu saja," ujarnya.
Seharusnya setelah ada penyerahan terhadap pengelola baru, bukan berarti pemda meninggalkan tanggung jawab begitu saja. Tetapi harus tetap dilakukan pengawasan, sehingga saat menjalankan tugasnya dengan tidak baik, maka dilakukan peneguran.
Dia mengistilahkan, orang yang kerjasama saja di bidang ternak hewan, antara yang punya dengan yang memelihara tetap harus saling mengawasi, dan saling berkordinasi. Sehingga hewannya bisa terawat dengan baik, dan tidak ada kecurigaan diantara kedua belah pihak. Sementara pengelolaan Pasar Cikampek 1 yang sebegitu besarnya, pemda tidak pernah terlihat melakukan pengontrolan atau apapun bentuknya. Meski pengelola pernah berjanji untuk melakukan perbaikan infrastruktur pasar, tidak terpantau. "Jadi pemdanya ini yang harus turun tangan. Kami sudah capek, karena permasalahannya gak tuntas-tuntas," ujarnya.
Lain dari itu, dia juga meminta kepada pengurus Ikatan Pedagang Pasar Cikampek 1 Bersatu (IPPTU) untuk melakukan langkah-langkah yang bisa memperjuangan nasib para pedagang. Karena apa yang disampaikan IPPTU juga selalu mengatasnamakan pedagang. "Ingat, IPPTU itu sudah pasti pedagang. Tapi pedagang belum tentu IPPTU. Jadi apa yang dilakukan IPPTU harus benar-benar mewakili pedagang," ujarnya.
Pedagang lainnya, Rahman, mengaku merasa geram dengan sikap pemda yang terlihat apatis. Padahal retribusi Pasar Cikampek 1 sudah dibayarkan senilai Rp 2 miliar. Maka sudah menjadi kewajiban pemda memberi pelayanan yang maksimal kepada para pedagang. "Retribusinyakan sudah dibayarkan. Terus kami dapat apa atas retribusi yang selama ini kami bayarkan. Pemda harus segera menyelesaikan persoalan yang ada di Pasar Cikampek 1," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template