10 Buruh Pabrik Benang Dipecat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 10 Buruh Pabrik Benang Dipecat

10 Buruh Pabrik Benang Dipecat

Written By Mang Raka on Rabu, 11 Mei 2016 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA - Tidak terima dipecat sepihak oleh perusahaannya, 10 buruh pabrik PT Asia Pasific Fiber (APF) mengadukan nasibnya ke DPRD Kabupaten Karawang, Selasa (10/5) kemarin.
Udan, perwakilan buruh APF yang dipecat mengaku kinerja dirinya dan sembilan orang rekannya tidak bermasalah. Tidak hanya itu, hak mereka sebagai korban PHK juga tidak dipenuhi perusahaan. "Mungkin karena kami sudah tidak berserikat, jadi mereka memilih kami yang dipecat dengan pertimbangan tidak punya kekuatan politik di lingkungan perusahaan," terangnya kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, meski pertemuan dengan perusahaan sudah berkali-kali dilakukan, namun hak buruh pabrik yang memproduksi benang itu belum terealisasi. "Kita meminta dewan membantu nasib kami, karena upaya selama ini sudah mengalami kegagalan," ungkapnya.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Karawang Fendi Anwar mengatakan, pihaknya akan mengundang kembali manajemen perusahaan yang bermasalah dengan buruh, agar persoalan ini bisa cepat selesai. "Jika memang mereka (perusahaan) bermasalah, akan kita tindak lanjuti. Kalau perusahaan (membandel) ditutup saja," ungkapnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Suroto mengatakan akan berupaya menindaklanjuti keluhan karyawan, diantaranya menekan perusahaan agar memenuhi hak karyawan yang dipecat. "Bila perlu memang ada sanksi tegas penutupan jika perusahaan bermasalah," tegasnya. (dri)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. PT APF emang telah mengabaikan UU yg ada secara gamblang dan jelas.....
    DPRD,Kom.D
    Disnakertran....jelas" tlah di lecehkan dan gak dianggab ke absahanya.....
    Kasus kami berdua Junianto + Kuntjahyo....
    Sampai detik ini jg Bos m kelar...
    Sejak awal th 2014 hingga sekarang.
    Di susul lg temen" kita 10 orang yg skarang/br saja heuring dgn Dewan .
    Kami siap jd bukti hidup.
    Bahwa PT APF benar" tlah melanggar aturan yg ada......
    Tetep semangat temen" yg 10 ini.
    Udan Dedy Ade dkk yg benar tetap benar yg salah wajib diberikan sangsi

    BalasHapus
  2. Apalagi mau di pecat cuma gara" keluar dr serikatnya.....
    Ironis dan miris ngelihatnya.
    Buruh mau berserikat..mau nggak berserikat itu hak buruh dan semuanya dilindungi UU....bukanya di Pecat...
    Ini jlas ulah oknum yg tidak suka saja....
    Dan Managment PT.APF klo menyikapi Perselisihan modelnya ky gini trus.....yakin APF gak akan punya Man Power yg bagus adanya tikus" perusahaan....
    Kasihan sama yg punya Pabrik.....
    Sy yakin Klo yg punya pabrik P.Ravi Shankar gak tau klo di bawah/dlm perusahaan terjadi kegaduhan Karyawan ....
    Dan sy yakin hati P.Ravi gak sekejam itu.....
    Cuma kroni"nya ini yg sudah putus urat hati nuraninya......
    Dia lupa,lalai,cuma berfikir utk perutnya sendiri.....
    Tidak pernah mau berbagi perasaan....
    Klo merka" diperlakukan seperti itu apa perasaan dia......
    Ngapain harus berserikat klo serikatnya sendiri gak pernah ada fungsinya.....
    Monggo dipikir.....

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template