Yakhada Terapkan Wajib Belajar 12 Tahun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Yakhada Terapkan Wajib Belajar 12 Tahun

Yakhada Terapkan Wajib Belajar 12 Tahun

Written By Mang Raka on Selasa, 26 April 2016 | 11.30.00

KOTABARU, RAKA- Yayasan Kharisma Darussalam (Yakhada) Kotabaru, mengedepankan pendidikan etika dan akhlak. Hal itu dilakukan guna membentuk karakter siswa yang siap menghadapi tantangan zaman. Pasalnya, pergaulan generasi muda saat ini sangat memprihatinkan.
"Kami lebih mengedepankan etika dan akhlak. Jadi impiannya membentuk siswa yang siap menghadapi perkembangan zaman," ujar Endang Suhendar, pembina Yayasan Yakhada, kepada RAKA, Senin (25/4).
Dia menyampaikan, ada perbedaan sistem pendidikan yang dikembangan di Yakhada. Pasalnya, penerimaan siswa baru hanya berlaku untuk siswa TK saja. Meskipun menerima siswa SD atau SMP, hanya mengisi kekosongan kuota yang ada. "Tiap tahun ajaran baru, kami hanya menerima 50 siswa saja. Itu juga siswa TK. Istilahnya gerbang pendidikan yang kami buka adalah dari TK," jelasnya.
Ada penyebutan istilah yang berbeda dengan Kementerian Pendidikan, jika Kementerian Pendidikan memberikan istilah wajar dikdas 9 tahun. Di Yayasan tersebut wajar dikdasnya 12 tahun, karena startnya dari TK. Kemudian bagi siswa yang sudah memasuki kelas 5 sekolah dasar (SD), maka diberlakukan menginap di asrama. Sedangkan bagi siswa TK sampai kelas 4 SD diperbolehkan untuk pulang pergi. "Tujuan diasramakan agar siswa bisa belajar mandiri, mengedepankan etika dan akhlak yang sesuai dengan ketentuan agama," jelasnya.
Rutinitas kegiatan siswa di asrama tentunya sangat variatif, mulai dengan pengembangan skill, sampai kegiatan keagamaan mulai dari pengajian, salat malam, salat duha dan utamanya adalah salat berjamaah 5 waktu. "Mereka punya kesederhanaan, kepedulian, keiklasan. Yang kita kejar adalah manfaat untuk masyarakat. Lebih baik menjadi siswa yang berakhlak daripada yang pintar," ujarnya.
Yayasan yang berdiri sejak 18 tahun lalu itu, saat ini memiliki peserta didik 550 orang mulai dari TK sampai SMP. Kemudian peserta didik yang tinggal di asrama diperbolehkan pulang sebulan sekali. Maksud dan tujuannya adalah untuk bisa mendapat laporan dari orang tua siswa atas rutinitas dirumahnya. "Kami selalu menerima laporan dari orang tua siswa. Bagaimana rutinitas dirumahnya. Sama atau tidak dengan rutinitas diasrama," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template