Tugu Proklamasi Tidak Aman - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tugu Proklamasi Tidak Aman

Tugu Proklamasi Tidak Aman

Written By ayah satria on Kamis, 21 April 2016 | 16.54.00

Malam Hari Banyak Tukang Palak

RENGASDENGKLOK, RAKA – Bagi siapa saja yang suka nongkrong dan meluangkan waktu luanganya untuk berkumpul di lapangan Tugu Proklamasi Rengasdengklok kini harus lebih berhati-hati. Pasalnya aksi pemalakan kerap terjadi di lapangan tersebut.
Dani (21) cucu dari salah satu anggota Satuan Polsisi Pramong Praja (Satpol PP) Kecamatan Rengasdengklok misalnya, ia sering dimintai uang jatah ketika akan mengantarkan makanan dan minuman untuk kakeknya Mahrom yang bertugas di malam hari. Meski tidak harus mengeluarkan uang banyak dari kantongnya tersebut. Namun perilaku premanisme ini sering ia jumpai. “Sudah hampir setiap malam kalau pas kakek dapat tugas saya dipalakin terus, mintanya 10 ribu lagi kalau gak dikasih segala ngancem segala,” katanya.
Sebelumnya kata dia hal tersebut dapat dimakluminya jika hanya satu kali saja. Namun yang membuatnya kesal hampir setiap hari mereka yang tengah bermain di lapangan tersebut meminta uang. “Pertama dan kedua saya kasih cuman saya kesel juga kalau harus ngasih tiap hari mah, emangnya gampang apa cari uang,” ungkapnya kesal.
Maka saat kejadian untuk yang ketiga kalinya cucu dari  Satpol PP ini lebih memilih melawan dan kabur ketika dimintai uang secara paksa. Bahkan parahnya ia lebih memilih menginap bersama kakeknya itu di kantor kecamatan. “Sebelumnya kakek tidak tahu, saya baru cerita sekarang aja ke dia,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaku merupakan remaja yang sering berkumpul di malam hari. Mereka biasanya bergerombol sehingga membuat korban tidak berani untuk melawan. “Kalau sendiri saya lawan ini mah banyak gerombolan, deuh seumuran sih,” katanya bercerita.
Tidak merasa senang dengan kejadian yang dialami oleh cucunya tersebut, Mahrom salah satu anggota Satpol PP  kecamatan meminta polisi menyisir preman yang sering melakukan aksi pemerasan kepada cucunya itu. Jangan sampai kata dia dengan membiarkan aksi tersebut membuat para pelaku semakin leluasa. “Mesti ditindak tuh kalau perlu beritain aja terus laporin sama polisi, kalau saya yang datangi mereka pada kabur dan pernah waktu itu saya samperin baru nyampe gerbang udah pergi,” ucapnya kesal.
Melihat kejadian tersebut salah satu anggota Polsek Rengasdengklok, Bripka Muryadi mengatakan akan melakukan penelusuran secara lebih lanjut ke lokasi kejadian agar tidak meresahkan wargamaupun pengunjung lainnya. “Nanti saya cek dulu kalau benar saya tangkap langsung pelakunya,” tegasnya. (yna)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template