Tanggul BBWS Kembali Jebol - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanggul BBWS Kembali Jebol

Tanggul BBWS Kembali Jebol

Written By Mang Raka on Rabu, 20 April 2016 | 15.30.00

-Bikin Repot Perum Jasa Tirta II

CILAMAYA WETAN, RAKA - Tanggul dan material bebatuan hasil pekerjaan Balai Besar Waduk dan Sungai (BBWS) di Kali Bawah Dusun Tanjung Pasir Desa Cikalong kerusakannya semakin meluas. Proyek BBWS yang telan dana miliaran rupiah itu kembali ambrol hingga irigasi SS Kalong 1 garapan Perum Jasa Tirta (PJT) II yang lokasinya 50 meter dari Kali Bawah tersebut terkikis.  Akibatnya, para Waker dan  pengamat pengairan PJT II harus kelimpungan membuat tanggul-tanggul manual untuk menahan aliran air tersodet longsor lebih parah. Bahkan rencananya, muspika kecamatan bakal kembali menggelar kerja bakti membuat tanggul pengairan PJT II di lokasi ini.
Pengamat Pengairan PJT II Dede Supriyatna saat ditemui di lokasi menuturkan, tanggul dan material bebatuan dari BBWS ini kemungkinan kurang maksimal hingga membuat tanah dan tanggul menyeret jalanan hingga putus. Tidak itu saja, longsor yang kurang pengarugan tanah hasil BBWS ini juga ikut menyeret saluran irigasi PJT II di SS Kalong 1 ini yang memang lokasinya 50 meter dari Kali Bawah.
Sehingga tanggul SS Kalong ini ikut-ikutan ambrol dan membuatnya turun tangan agar saluran air tidak tercecer kemana-mana. Akibatnya, sudah dua minggu terakhir PJT II mengerahkan 35 personil untuk membuat tanggul-tanggul manual karena dalam sehari bisa sampai 200 karung. Bahkan jika dihitung, sudah 1.500 karung tanah PJT II membendung tanggul Kalong 1 yang mengairi ribuan hektar sawah di 5 desa ini. Ia berharap, BBWS menambah lagi puluhan truk membawa material tanah untuk kembali mengarug kelongsoran. Menurut catatannya, BBWS masih memiliki tanggungjawab perawatan selama 2 bulan kedepan atas proyek miliaran di lokasi yang sempat dipantau Menteri Pertanian tersebut. "Ya yang ambrol itu yang BBWS, kita juga kebawa repot karena saluran kita ikut terseret, apalagi kadang-kadang persoalan ini warga protesnya ke PJT II atau kecamatan," pungkas dia.
Kepala UPTD Pertanian Cilamaya Wetan Supratman mengatakan, tanggul saluran irigasi SS Kalong 1 di Tanjungpasir sangat penting bagi pertanian. Akibat Proyek BBWS di Kali Bawah  yang tidak maksimal karena kembali longsor dan menyeret saluran irigasi garapan PJT II, sawah di golongan air 2,3 dan 4 terancam tidak teraliri air jika saja PJT II tidak sigap segera membuat tanggul manual. Karena memang, SS Kalong ini tambahnya, mampu mengairi sawah di Desa Mekarmaya, Rawagempol Wetan, Sukatani, Tegalsari Muaralama dan Muarabaru. "Ya saluran itu penting, kalau terus terseret dan tidak disikapi PJT II airnya bakal limpas ke Kali Bawah juga nantinya," keluh dia.
Dihubungi terpisah, pelaksana proyek BBWS di Kali Bawah, Heri mengatakan, dirinya tak menampik ambrolnya proyeknya di Kali Bawah. Namun ia jamin, kondisinya sedang dalam perbaikan. Ia sedang berupaya agar kontraktor cepat memperbaiki. "Iya pa ini masih dalam pemeliharaan,  sedang  kami upayakan kepada pihak kontraktor untuk segera diperbaiki," kata dia menyudahi. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template